16 April 2026

Operasi Patuh Krakatau, 7.961 Pelanggar Berhasil Ditindak

Kriminal Kamis, 31 Juli 2025    RIFKI MARFUZI

Kepala Satlantas Polresta Bandarlampung, Kompol Ridho Rafika.

Bandarlampung, LE — Operasi Patuh Krakatau 2025 yang digelar selama dua pekan sejak 14 hingga 27 Juli 2025 di wilayah Kota Bandarlampung mencatatkan 7.961 penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Meski demikian, tidak satu pun kasus kecelakaan lalu lintas terjadi selama operasi berlangsung.

Operasi ini dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandarlampung, Polda Lampung, dengan melibatkan tiga satuan tugas (satgas), yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, dan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum).

Baca juga: Gubernur Pimpin Ratas Pilkada Serentak 2020, Kesiapan Membuat Laporan Pel...

Kepala Satlantas Polresta Bandarlampung, Kompol Ridho Rafika, mengatakan bahwa hasil operasi tahun ini menunjukkan tren positif dalam kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

"Selama dua pekan pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2025, kami mencatat tidak ada kejadian laka lantas. Ini menjadi indikator positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas," ujar Kompol Ridho dalam keterangannya, Kamis (31/7).

Dalam aspek preemtif, Satgas 2 melakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat secara masif. Penyampaian imbauan dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari media cetak (368 kali), media elektronik (4.615 kali), media sosial (4.575 kali), hingga sosialisasi di 90 titik rawan kecelakaan dan pelanggaran. Total kegiatan penyuluhan mencapai 9.648 kegiatan.

Baca juga: Polresta Bandarlampung Tembak Pencuri Spesialis Rumah Kosong

Satlantas juga menyebarkan berbagai materi imbauan keselamatan berlalu lintas, di antaranya 60 spanduk, 8.295 leaflet, 8.270 stiker, dan 24 billboard, dengan total 16.649 media imbauan yang dipasang di berbagai titik strategis.

Upaya Preventif dan Penegakan

Pada sisi preventif (Satgas 3), dilakukan pengaturan lalu lintas sebanyak 6.132 kali, penjagaan 1.428 kali, pengawalan 79 kali, serta patroli 1.702 kali. Total kegiatan preventif mencapai 9.341.

Baca juga: Sekda Saipul Lepas Kafilah Kabupaten Way Kanan Ikuti MTQ Ke-51 Provinsi L...

“Upaya preventif tidak hanya dilakukan di titik-titik padat kendaraan, tetapi juga di lokasi yang rawan pelanggaran, demi menciptakan rasa aman dan tertib di jalan raya,” tutur Kompol Ridho.

Sementara itu, dalam penegakan hukum (Satgas 4), Satlantas mencatat 2.308 tilang di tempat, 216 tilang melalui sistem tilang elektronik (ETLE), dan 5.437 teguran. Total pelanggaran yang ditindak mencapai 7.961 kasus.

Kompol Ridho menegaskan bahwa kegiatan Operasi Patuh Krakatau bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.

Baca juga: Orkem Darmajaya Dukung Sampaikan Aspirasi

“Harapan kami, kesadaran masyarakat dapat terus meningkat sehingga pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Bandar Lampung dapat ditekan secara signifikan,” katanya. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com