Warga Tutup Akses Keluar-Masuk PT. Pramana Austindo Mahardika

Daerah Kamis, 26 Juli 2018    adminLE

Gunungsugih, LE – Karena dinilai tidak bermanfaat, Masyarakat Kampung Terbanggisubing Kecamatan Gunungsugih Kabupaten Lampung Tengah menutup akses keluar-masuk PT. Pramana Austindo Mahardika, Kamis (26/7/2018) sekira pukul 15.30 WIB.

Akses keluar-masuk PT. Pramana Austindo Mahardika adalah tanah pribadi masyarakat yang dipinjam oleh kampung, untuk kepentingan lalu lalang kendaraan perusahaan tersebut.

Baca juga: Sekdaprov Ajak KNPI Lampung Bersinergi

Namun belakangan pihak perusahaan diduga apatis terhadap masyakat, dan mengabaikan lingkungan dimana perusahaan itu berdiri.

"Sudah nggak ada manfaatnya lagi bagi masyarakat dan lingkungan. Kita berharap pihak perusahaan memperhatikan lingkungan dan masyarakat. Jangan hanya cari keuntungan pribadi!,"  ketus Kepala Kampung Terbanggisubing, Sopian Putra.

Harapan masyarakat, kata Sopan, sudah disampaikan kepada pihak perusahaan melalui surat tanggal 17 Juli 2018 lalu. "Sudah kita sampaikan. Tapi, hingga batas akhir 26 Juli 2018 tidak ada jawaban. Pihak perusahaan tidak menindaklanjuti harapan masyarakat. Ketika serah terima perusahan, aparat kampung juga tidak dilibatkan," terangnya.

Baca juga: Suryawan Jalan Kaki Cek Jalur KA Lintas Haji Pemanggilan-Sulusuban

Sedangkan Yusnaniar Syolihin, pemilik lahan akses keluar-masuk perusahaan yang juga tokoh masyarakat, mengatakan bahwa akses jalan ini milik orang tuanya.

Dijelaskannya, lahan yang menjadi akses keluar masuk perusahaan tersebut milik orang tuanya dibuktikan dengan peta kampung. Sejak 1996 ketika perusahaan bernama PT. Indo Jaya meminjam jalan ini karena jalan di Dusun III lebih jauh melewati pemukiman. Orang tua Yusnaniar yang juga kepala kampung ketika itu mengizinkan.

"Perjanjian tidak jual-beli. Hanya pinjam pakai dengan syarat perusahaan harus bermanfaat bagi masyarakat dan aparatur kampung," tegasnya.

Baca juga: Sambut Natal, Telkomsel Berbagi Bersama 5.000 Anak Yatim dan Dhuafa

"Sekarang saya lihat enggak ada manfaatnya lagi bagi masyarakat. Makanya, saya ambil kembali dan pagar. Pihak perusahaan tak boleh lagi lewat sini. Perkara mau lewat mana, silakan itu urusan mereka dan aparat kampung," imbuhnya.

Kendati demikian Yusnaniar mengaku tetap memberikan ruang kepada pihak perusahaan untuk bernegosiasi.

"Kita buka ruang. Ini jika disepakati lainnya. Kalau mau dijual, tidak. Ini amanah yang saya pegang. Terpenting adanya perusahaan bisa bermanfaat. Tak ambil karyawan dari luar. Berikan ruang bagi masyarakat di sini. Buat apa ada perusahaan di sini jika tak bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Harga Gula Pasir Meroket, Pemkot Bandarlampung Gelar Pasar Murah

PT. Pramana Austindo Mahardika berdiri di lahan seluas 50 hektare, dan selama ini menggunakan akses keluar-masuk lahan Yusnaniar. Sebelumnya nama perusaan tersebut PT. Indo Jaya-PT Elders Indonesia, dan sekarang menjadi PT. Pramana Austindo Mahardik. Lahan yang digunakan untuk akses keluar masuk kendaraan perusahaan lebar 18 meter dan panjang sekitar 150 meter. (rif/gun) 

 

               
Komentar Anda

PT GRAHA MEDIA INDRAJAYA

JL. Urip Sumoharjo No.88 Gunung Sulah, Wayhalim Bandar Lampung
Hotline/Whatsapp : 0811-798-335, 0812-7466-6699
Email : redaksilenewsid@gmail.com