Bandarlampung, LE – Dinas PU Kota Bandarlampung tahun ini berencana membangun 25 titik sumur bor di 15 kecamatan yang tersebar di ibukota provinsi ini.
Program lanjutan dari tahun sebelum-sebelumnya ini diproyeksikan untuk mengentaskan kesulitan air bersih masyarakat di wilayah tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Bandar Lampung, Riski Agung mengatakan, puluhan titik sumur bor tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Baca juga: Kakanwil Kemenag Lampung Inginkan Pemilu Santun
Ke-15 kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Langkapura, Telukbetung Utara, Labuhan Ratu, Kemiling, Kedamaian, Rajabasa, Sukarame, Kedaton, Tanjung Senang, Sukabumi.
Kemudian, Tanjung Karang Pusat, Tanjung Karang Timur, Teluk Betung Barat, Way Halim, dan Kemiling.
"25 titik sumur bor tersebut adalah permintaan dari warga sekitar, melalui musrembang, dan usulan dari RT yang ditembuskan ke Lurahnya masing-masing,"ujar Riski, Selasa (16/7/2019). Baca juga: Eva Dwiana: JPO Siger Millenial Tak Retak, Hoaks!
Ia menjelaskan, total anggaran pembangunan sumur bor tersebut mencapai Rp 4 Miliar.
"Untuk masing-masing titik tersebut, tentunya anggaran beda, yakni dari Rp100 juta sampai Rp200 juta, jadi sekitar Rp4 Miliar untuk anggaran pembangunan sumur bor tersebut," jelasnya.
Saat ini rekanan sedang mengerjakan pembangunan sumur bor, dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019. "Sehingga masyakarat setempat bisa langsung menggunakan air bersih tersebut," imbuhnya. Baca juga: Begini Cerita Ketua Parpol di Lampung Bisa Sembuh dari Covid 19
Riski melanjutkan, jika pembangunan sumur bor tersebut telah selesai, maka ia mengimbau agar masyarakat setempat merawat sumur tersebut, sehingga tidak cepat rusak.
"Dinas PU juga ada masa pemeliharaan sampai 6 bulan, setelah pembangunan sumur bor tersebut selesai," tandasnya. (rif)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com