Bandarlampung, LE - Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memperketat pengawasan dan standar pengamanan kolam renang di hotel-hotel, menyusul insiden tenggelamnya seorang bocah perempuan asal Kotabumi, Lampung Utara, di salah satu hotel di kota ini.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, mengaku kecewa atas kejadian tersebut. la menilai hotel seharusnya memiliki sistem pengamanan yang memadai, terutama di area kolam renang. Baca juga: KONI Lampung Bahas Persiapan Pra-PON
"Biasanya kalau hotel-hotel besar itu ada pengamannya. Makanya ini Bunda kecewa," Ujarnya, Selasa (05/05/2026).
la menegaskan, keberadaan petugas pengawas kolam renang atau lifeguard menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan pengunjung.
Bunda Eva, juga akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung terhadap standar keselamatan di lokasi kejadian. Baca juga: Siapkan Kebijakan Tepat Atasi Kemiskinan, Gubernur Lakukan Sinkronisasi D...
"Nanti akan ada tim yang datang ke sana untuk melihat
langsung. Hal penting yang tidak boleh diabaikan, demi keselamatan pengunjung. Biasanya juga ada yang berjaga di sekitar kolam," Tegasnya.
Selain itu ia juga menyebut kemungkinan penutupan sementara fasilitas apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar keamanan. Baca juga: Harga Singkong Nasional Rp1.350/ Kilo, Lampung Dorong Kepastian bagi Petani
"Kalau ada kejadian seperti itu, kemarin juga sempat kita tutup," Jelasnya.
Pemkot Bandar Lampung menghimbau keseluruhan hotel dan tempat wisata air untuk memastikan kelengkapan sistem pengamanan, termasuk kesedian liteguara dan pengawasan maksimal, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (*)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com