Minggu, 02 Agustus 2026

Alarm Tambahan Tak Mempan, Honda Beat Milik Pelajar Raib Digasak Maling di Minimarket Kedaton

Kriminal Minggu, 02 Agustus 2026    RIFKI MARFUZI

Rekaman CCTV di Alfamart Palapa Lima, Kedaton, Bandar Lampung (2/8/2026), menjadi bukti kelihaian komplotan curanmor. Hanya dalam hitungan menit, Honda Beat (BE 2513 AGS) milik seorang pelajar amblas meski alarm motor sempat berbunyi.

BANDAR LAMPUNG, LE - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna biru tua dengan nomor polisi BE 2513 AGS raib dibawa kabur pencuri saat terparkir di depan minimarket Alfamart Palapa V, Jalan ZA. Pagar Alam, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, Minggu (2/8/2026) siang.

Motor tersebut diketahui dibawa oleh seorang pelajar kelas 11 SMA Negeri 16 Bandar Lampung bernama Muhammad Ahnan Alfayadh. Ironisnya, sepeda motor tersebut sebenarnya sudah dilengkapi dengan alarm pengaman tambahan, namun pelaku tetap berhasil membobol dan membawanya kabur.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.16 WIB. Berdasarkan keterangan korban yang dihimpun melalui laporan media sosial LENEWS.ID, kejadian berlangsung sangat cepat saat korban sedang berada di dalam minimarket.

Baca juga: BPS dan Pemkab Lampung Selatan Sinkronkan Data DTSEN untuk Kebijakan Tepa...

"Ceritanya saya lagi beli jajan di Alfamart tersebut. Saya sudah di depan kasir, posisi mau bayar, tiba-tiba alarm motor saya bunyi," tutur Ahnan kepada LENEWS.ID melalui sambungan WhatsApp, Minggu (2/8/2026).

Mendengar alarm berbunyi, Ahnan sempat mematikan alarm tersebut dari jarak jauh menggunakan remotnya dan segera bergegas keluar untuk memastikan kondisi kendaraannya. Nahas, saat ia tiba di area parkir, sepeda motor kesayangannya sudah tidak ada di tempat.

"Saya matikan bunyinya dan langsung keluar untuk cek motornya. Pas saya cek, ternyata motor sudah tidak ada," ungkapnya.

Baca juga: Stadion Sumpah Pemuda Resmi Lolos Asesmen Liga 1

Dalam kondisi kebingungan, Ahnan kemudian dihampiri oleh seorang pria paruh baya yang merupakan warga sekitar. Pria tersebut mengaku sempat melihat motor korban dibawa pergi oleh pelaku.

"Bapak itu nanya, 'Yang tadi pergi itu motor kamu?'. Terus bapak itu nawarin, 'Ayo kita cari, soalnya saya tadi lihat ke arah sana'. Terus dicari-cari tetap tidak ada, jadi akhirnya saya diantar pulang sama bapak itu," jelas Ahnan.

Terkait insiden pencurian ini, pihak korban belum mengantongi nomor laporan kepolisian karena masih dalam tahap melengkapi barang bukti. Pihak keluarga menyebutkan bahwa proses pelaporan sempat terkendala oleh penyerahan bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) dari pihak minimarket.

Baca juga: Medsos Salah Satu Trik Pemenangan Golkar 2024

"Baru mau diproses (laporan polisinya), soalnya CCTV-nya baru dikasih. Tadi sempat pihak Alfamartnya tidak mau mengasih rekaman CCTV-nya," jelas perwakilan keluarga korban.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bandar Lampung, untuk semakin waspada. Pemasangan alarm tambahan pada kendaraan rupanya belum sepenuhnya menjamin keamanan dari kelihaian dan nekatnya aksi para pelaku curanmor saat ini. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com