26 Februari 2026

Warga Antre Sejak Pagi, Pemkot Bandarlampung Gelar Pasar Murah Serentak di 20 Kecamatan

Metropolis Kamis, 26 Februari 2026    RIFKI MARFUZI

PASAR MURAH RAMADHAN - Antusiasme warga saat memadati lokasi Operasi Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah di Kecamatan Labuhan Ratu, BandarLampung, Kamis (26/2/2026).

Bandarlampung, LE - Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menggelar Operasi Pasar Murah secara serentak di 20 kecamatan, Kamis (26/2/2026).

Program subsidi bahan pokok ini disambut antusias oleh ribuan warga yang rela mengantre sejak pukul 07.00 WIB demi mendapatkan sembako dengan harga miring.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Erwin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Walikota Eva Dwiana untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat saat menghadapi hari-hari besar keagamaan.

Baca juga: Desaku Maju Dorong Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan Desa

"Hari ini kita melaksanakan pasar murah serentak di 20 kecamatan. Tujuannya dalam rangka meningkatkan daya beli masyarakat. Kita juga tidak bekerja sendiri, melainkan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Bulog, dan sejumlah pihak ritel," ujar Erwin saat meninjau pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Tanjung Karang Pusat.

Dalam operasi pasar ini, Pemkot Bandarlampung menggelontorkan subsidi yang cukup signifikan untuk komoditas utama. Berdasarkan rincian harga di lapangan, beras premium kemasan 5 kilogram mendapatkan subsidi sebesar Rp15.000, sehingga warga hanya perlu membayar Rp59.500 dari harga normal Rp74.500.

Selain beras, Pemkot juga memberikan subsidi sebesar Rp5.000 untuk komoditas telur ayam. Sementara itu, untuk kebutuhan dapur lainnya seperti gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu, masing-masing komoditas tersebut mendapatkan potongan subsidi sebesar Rp4.000. Di luar bahan pokok tersebut, pihak BI dan ritel yang turut berpartisipasi juga menyediakan komoditas penyumbang inflasi lainnya, seperti cabai dan bawang merah, dengan harga yang berada di bawah standar pasar reguler.

Baca juga: Hari Pertama Bertugas, Bupati Egi Briefing Kepala Perangkat Daerah

Aturan Antrean

Tingginya antusiasme warga membuat panitia di berbagai titik menerapkan sistem antrean khusus agar pembagian merata dan tidak terjadi kericuhan. Camat Enggal, M. Supriyadi, menjelaskan bahwa warga di wilayahnya sudah memadati lokasi sejak pagi hari.

Agar tertib, petugas memberlakukan aturan di mana satu kali antrean warga hanya berhak membeli satu item barang. Jika warga ingin membeli item kebutuhan yang lain, mereka dipersilakan untuk mengantre kembali di jalur barang berikutnya. Petugas menegaskan bahwa selama stok masih tersedia, warga dipersilakan membeli tanpa batasan kuota khusus, asalkan bersedia mengikuti alur antrean yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama.

Baca juga: Pemkot Metro Raih Opini WTP Lima Tahun Berturut-turut

Program yang dinilai sangat membantu masyarakat kelas menengah ke bawah ini tidak hanya dilakukan satu kali. Rencananya, Operasi Pasar Murah akan digelar bergulir dalam tiga tahap, yakni pada awal Ramadhan, pertengahan bulan puasa, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Lokasi pelaksanaannya pun akan diputar secara bergantian di setiap kelurahan agar aksesibilitasnya lebih mudah dijangkau oleh seluruh lapisan warga.

Warti, salah seorang warga yang ikut mengantre dalam operasi pasar tersebut, mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga dari pemerintah. Ia menyebutkan telah membeli telur, minyak goreng, dan gula dengan harga yang lumayan lebih murah dibandingkan harga di pasar biasa. Ia pun berharap program serupa dapat terus diadakan ke depannya untuk membantu meringankan beban pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com