26 Februari 2026

Tim Gabungan dan Pasukan Khusus Turun Gunung Sisir Titik Rawan "Perang Sarung"

Metropolis Kamis, 26 Februari 2026    RIFKI MARFUZI

TINDAK TEGAS: Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, didampingi Walikota Eva Dwiana, menjelaskan skema pembubaran paksa kelompok remaja di titik rawan guna mencegah pecahnya tawuran dan "perang sarung". (Foto: LENEWS.ID)

Bandarlampung, LE - Aparat keamanan bersama unsur Pemerintah Kota Bandarlampung mengambil langkah tegas dan cepat untuk memutus mata rantai aksi "perang sarung" remaja serta balap liar yang meresahkan. Lewat patroli berlapis, petugas berkomitmen membubarkan kelompok remaja di titik-titik rawan sebelum bentrokan terjadi.

Dalam salah satu insiden terbaru, sekelompok remaja yang terindikasi hendak memicu keributan langsung kocar-kacir melarikan diri sesaat setelah aparat Bhabinkamtibmas (Babin) dan Babinsa tiba di lokasi tongkrongan mereka.

Baca juga: MT Al-Hanif Siap Kawal dan Menangkan Pasangan Firmansyah-Bustomi

"Sebenarnya ini sudah jadi atensi bersama. Kemarin kebetulan bertemu mereka, saat Babin dan Babinsa datang ke situ, mereka langsung bubar. Jadi intinya, kita terus berupaya supaya tidak ada pertemuan antar kelompok anak-anak ini," ungkap Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Rabu (25/2/2026) malam.

Strategi pencegahan dini ini terbukti efektif. Berdasarkan laporan dari jajaran Polsek serta Bhabinkamtibmas di lapangan, hingga saat ini belum ada catatan bentrokan besar atau insiden yang mengakibatkan korban luka.

Menyikapi situasi ini, Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Satgas Kota Bandarlampung untuk turun langsung. Satgas ini bersinergi secara masif dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, perangkat RT, Lurah, hingga Camat.

Baca juga: Tahap Ke-dua, Pemkot Bandarlampung Distribusikan 700 Ton Beras

Aparat gabungan ini tidak akan segan menginterogasi anak-anak muda yang kedapatan berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan. Mereka yang terjaring akan langsung diserahkan kepada pihak Polresta untuk pembinaan lebih lanjut. Langkah tegas ini diambil karena sering kali pihak keluarga tidak menyadari aktivitas malam anak-anak mereka.

"Harapan kita ke depan ada efek jera, karena kadang-kadang orang tua itu tidak tahu betul apa yang dilakukan anaknya di luar," tambah wali kota yang akrab disapa Bunda Eva tersebut.

Untuk mempertebal pengamanan, Kombes Pol Alfret menambahkan bahwa kepolisian juga telah menerjunkan tim khusus Raimas Walet. Tim ini disebar ke daerah-daerah yang sudah dipetakan sebagai wilayah rawan, baik dengan personel berseragam resmi maupun berpakaian sipil (preman).

Baca juga: Ismet Roni Berkurban di Gedung Aji

"Patroli akan terus berjalan termasuk untuk mencegah balap liar. Kita punya tim khusus Raimas Walet, baik yang berseragam maupun tidak berseragam, semuanya turun untuk mengecek. Kita berupaya mendahului mereka; sebelum mereka bertemu, sudah kita bubarkan sehingga bentrokan tidak terjadi," tutup Kapolresta. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com