Bandarlampung, LE - Sekretaris Jenderal Federasi Futsal Indonesia (FFI) Edi Prasetyo menegaskan, wacana cabang olahraga Futsal masuk dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera tidak menjadi masalah.
Asalkan hal tersebut memang permintaan dari KONI se-Sumatera. Hal tersebut disampaikan kepada Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung, Senin (22/9/2018) lalu di Kantor FFI Gedung MNC Center Jakarta.
"Kalau soal Pra PON dan PON itu kan domainnya KONI. Jadi sepanjang KONI mempersilahkan, maka FFI juga tidak masalah. Satu-satunya yang akan kami kendalikan hanya soal kuota lolos ke PON. Karena ini menyangkut hak lolos daerah lain. Kalau Sumatera inginkan Futsal masuk Porwil, monggo," kata Edi Pras, sapaan akrab Sekjen FFI, saat menerima kunjungan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung. Baca juga: Gubernur Arinal Raih Pelopor Prov Layak Anak
Edi Pras menegaskan soal kuota, karena untuk PON 2020, sudah ada 3 tim yang secara otomatis lolos menjadi peserta PON yakni juara bertahan Jawa Barat dan dua tuan rumah Papua dan Papua Barat.
Jika kuota PON 2020 adalah 12 tim, maka tersisa 9 tiket lagi ke PON 2020, yang dibagi menjadi 4 wilayah, termasuk salah satunya Wilayah Sumatera.
"Kalau kaukus KONI Sumatera memang menghendaki Futsal masuk ke Porwil sebagai kualifikasi PON itu baik, sehingga kami tinggal mempersiapkan perangkat pertandingan dan peraturannya. Kami juga harus melakukan supervisi agar kualitas Porwil tetap berjalan baik," katanya. Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Akan Perbaiki Dermaga PPI Lempasing
Jika diperhitungkan untuk jumlah provinsi, artinya masih ada 31 provinsi yang akan mengikuti pra PON di cabor Futsal. Diasumsikan dibagi menjadi 4 wilayah, maka dalam satu wilayah akan diikuti 8 tim, atau ada yang dalam satu wilayah diikuti 9 sampai 10 provinsi.
Wilayah Sumatera yang terdiri dari 10 provinsi biasanya meloloskan 2 tim secara otomatis, yakni juara grup A dan Juara Grup B. Keduanya secara otomatis lolos ke PON.
Soal tambahan kuota yang lolos dengan system play-off atau tidak akan ditentukan kemudian. "Sekali lagi untuk soal kuota lolos harus dikaji ulang, karena menyangkut pemerataan daerah peserta di 34 provinsi," kata Edi Pras. Baca juga: Winarni Kembali Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kalianda
Menanggapi soal ini, Plt Ketua AFP Lampung, Edi Purwanto, mengatakan akan segera mengkonsultasikan hal ini dengan Asprov PSSI Lampung dan KONI Provinsi Lampung.
"Ini kabar baik dan akan kami tindak lanjuti kepada pihak terkait, terutama induk olahraga kami, PSSI dan KONI provinsi Lampung sebagai bagian dari host Porwil dan PON," kata Don Pecci, panggilan akrab Edi Purwanto. (herman)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com