25 Mei 2026

Tragedi Pisau Dapur di Bandarlampung: Siswa SMP Ambruk Ditusuk Teman Sebaya

Metropolis Senin, 25 Mei 2026    RIFKI MARFUZI

Polsek Sukarame dan pihak Kelurahan Memantau turun ke Lokasi Kejadian Penusukan Pelajar di Gang Masjid, Kelurahan Gunung Sulah, Senin (25/5/2026).

Bandarlampung, LE - Aksi kekerasan brutal di kalangan remaja kembali mengguncang Kota Bandarlampung. Seorang siswa SMP berinisial V (13) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah menderita luka tusuk serius akibat terlibat perkelahian dengan rekan sebayanya, KAS (13).

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Raden Pemuka, Gang Masjid, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Senin (25/5/2026) siang sekira pukul 11.15 WIB. Akibat luka robek di perut dan pinggang, korban kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. H. Abdul Moeluk.

Baca juga: HUT Bhayangkara ke-72, Polres Lamsel Gelar Halal Bihalal dan Tabligh Akbar

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Albani, insiden berdarah ini awalnya dipicu oleh duel satu lawan satu. Saat perkelahian memanas, pelaku KAS diduga mulai terdesak oleh perlawanan korban. Merasa terpojok dan tak berkutik, KAS secara nekat mencabut sebilah pisau dapur yang sengaja ia selipkan di pinggangnya, lalu menghujamkannya ke tubuh korban hingga V bersimbah darah.

Cerita pilu pun mengalir dari kakak kandung korban, Rini. Ia menceritakan momen menyedihkan saat adiknya memaksakan diri pulang ke rumah dalam kondisi bersimbah darah menahan sakit.

"Tadi masih sempat pulang, buka sepatu, mengeluh kesakitan. Dikirain bercanda, pas dilihat sininya (badannya) sudah berdarah, terus bapaknya keluar langsung dibawa ke rumah sakit," ungkap Rini saat ditemui di rumahnya.

Baca juga: Gubernur Lampung Terpilih-Darmajaya Gelar Penggalangan Dana Gempa Sulteng

Rini mengaku bersyukur karena saat ini adiknya sudah melewati masa kritis, mulai sadar, dan bisa diajak berkomunikasi setelah mendapatkan penanganan medis darurat.

Namun, di balik insiden ini, Rini membeberkan fakta baru yang mengejutkan. Berdasarkan pengakuan langsung dari sang adik saat di rumah sakit, peristiwa di luar jam sekolah tersebut diduga kuat bukan sekadar duel satu lawan satu, melainkan ada unsur pengeroyokan.

"Menurut pengakuan dari adik kita yang jadi korban, tidak satu lawan satu, ada temannya (pelaku) juga yang pegangin. Artinya adik kita ini dikeroyok," tegas Rini.

Baca juga: Bangun Gedung Kejati Rp60 Miliar, Pemkot Bandarlampung Angkat Bicara

Merespons cepat laporan mencekam dari warga, jajaran Polsek Sukarame langsung bergerak taktis ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian berhasil mengamankan pelaku KAS di wilayah Jagabaya 3 tanpa perlawanan berarti. Dari tangan pelajar tersebut, polisi menyita barang bukti utama berupa sebilah pisau dapur yang digunakan untuk menusuk korban.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polsek Sukarame masih mendalami motif utama sekaligus menyelidiki dugaan pengeroyokan tersebut. Polisi tengah memeriksa sejumlah saksi kunci yang berada di lokasi, termasuk dua rekan korban bernama Putra Ganda (13) dan Fediansyah (13).

Mengingat pihak pelaku maupun korban masih di bawah umur, polisi memastikan bahwa penanganan kasus ini akan dikawal ketat dengan melibatkan regulasi sistem peradilan pidana anak.

Baca juga: BNNK Lampung Selatan Gelar Bimtek Lifeskill Pengolahan Roti

Sementara itu, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali kondusif setelah tokoh masyarakat setempat turun tangan meredam kepanikan warga. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com