18 April 2026

Jalan di Depan Perkantoran Pemkab Pesawaran Hancur Lebur, Warga Tanami Pohon Pisang

Daerah Kamis, 27 September 2018    adminLE

Belasan Warga Pesawaran menanami jalan rusak di depan kompleks Perkantoran Pemkab setempat dengan pohon pisang. Hal itu dilakukan lantaran kondisi jalan yang rusak parah, meski baru selesai dikerjakan satu bulan lalu. (foto enal prabu)

Pesawaran, LE – Belasan warga Kabupaten Pesawaran, Kamis (27/9/2018)  memblokir jalan di depan kompleks perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Pesawaran, serta menanaminya dengan sejumlah pohon pisang.

Hal itu dilakukan warga lantaran kesal akan kondisi jalan yang hancur lebur karna diduga dikerjakan `asal jadi`.  Padahal, jalan yang diketahui milik dan dikerjakan oleh dana APBD Provinsi Lampung tersbut, baru satu bulan lalu selesai di kerjakan.

Baca juga: Refocusing DD Untuk Covid 19, Nanang : Jangan Jadi Aji Mumpung Untuk Koru...

Status proyek itu sendiri, seperti dikatakan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Pesawaran David Octaviandi, memang bukan bersumber dari dana dan dikerjakan oleh Pemkab Pesawaran.

"Kerjaan itu punya provinsi `bro`.  Bukan punya kita (dikerjakan oleh Pemkab Pesawaran, red)," ujar David

Sementara itu, dalam aksi `tanam pohon pisang` tadi siang, warga menilai pengerjaan pembangunan proyek jalan hotmix yang berada di Dusun Binong Desa Way Layap, kecamatan Gedong Tataan Pesawaran, dinilai amburadul. 

Baca juga: KPU Lampung Selatan Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2019 Ke PPK 10 Ke...

"Ancur-ancuran bang jalan itu.  Padahal baru satu bulan lalu beres dikerjakan.  Sekarang, dibeberapa titik ruas jalan tersebut bergelombang dan aspal banyak yang hancur," kata Ahmad Yani, salah satu warga setempat, usai turut menenam pohon pisang.

Bahkan kepada LE News.id ia menandaskan aroma mark'up sangat kuat tercium.  "Yang pasti, pengerjaan tersebut tidak memiliki papan nama perusahaan dan pengerjaan," tandasnya.

Masih dari keterangannya, informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa anggaran proyek tersebut mencapai Rp2 milyar.

Baca juga: Ketua Kwarda Lampung Lantik Bupati Lamtim Ketua MABICAB

Yani (sapaan akrab, red) yang juga merupakan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gencar turut menyayangkan sikap dinas PUPR Pesawaran yang dinilai tutup mata.

"Seharusnya pihak Dinas PUPR Pesawaran memprotes ke Provinsi jangan seolah-oleh tutup mata, masa iya  tiap hari pihak dinas lewat sini gak tau proyek jalan ini carut marut, sampai ditanam pohon pisang aja gak ngeliat." jelasnya.

Untuk itu, kata dia lagi, dirinya dan masyarakat akan mengadukan prihal ini ke DPRD Pesawaran.

Baca juga: Gubernur dan Kepala Daerah Kab/Kota se-Lampung Tandatangani MoU dengan Ke...

"Nah dengan di tatanamnya pohon pisang ini,  seluruh pejabat di Permukaansawaran akan tahu klo pembangunan proyek jalan ini gak bener.  Kami juga akan mengadukan ke Komisi III agar dapat di ambil tindakan," terangnya.

Ia berharap, mudah mudahan Komisi III agar bisa secepatnya mengadakan sidak untuk turun kelapangan sehingga rekanan bisa memperbaiki pekerjaan tersebut.

Senada yang di katakan 1 satu warga Desa Way lima, Herman yang dirinya setiap hari melintasi jalan tersebut karena dirinya merupakan salah satu pegawai di Kabupaten Pringsewu.

Baca juga: Unila Siapkan Asesor Internal Kompeten Lewat Training Assessment Center

Jalan yang baru sebulan di benarin  ini nyatanya sudah rusak kembali dan itu sangat membahayakan pengendara yang melintas. apa lagi kalau malam hari,"ujarnya.

Ia mengatakan, jalan  dari ke Kedondong menuju ke Gedongtataan, Bandar Lampung sampai ke Kabupaten Pringsewu yang tepat lokasinya pas di depan kantor bupati Pesawaran telah di perbaiki, tapi setelah di perbaiki rusak dan kemudian sekitar 1 bulan lamanya udah rusak dan sampai saat ini belum diperbaiki.

"Iya mas jalan itu kini kembali rusak dan belum di perbaiki, padahal jalan tersebut persis terletak di kantor Pemda Pesawaran. Apa bupati dan pegawai pemerintahan tak melihatnya dengan kondisi seperti itu atau  menegur para rekannya,'ungkapnya.

Baca juga: Patuna Tour and Travel Solusi Umroh Sesuai Keinginan

"Kayaknya bulan lalu, udah sempet dibenerin dua kali. Tapi ga sampe sebulan udah rusak. Malahan cuma bertahan seminggu," pungkasnya.  (enal prabu)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com