26 April 2026

Dua Kapal Perang Sandar di Pelabuhan Panjang

Metropolis Selasa, 06 November 2018    adminLE

Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut A. Agung Priyo S, menyalami Taruna Taruni AAL. Foto: leni_marlina/LE

Bandarlampung, LE

Masyarakat Lampung, masih berkesempatan dapat mengunjungi dan masuk menyaksikan secara langsung dua kapal perang KRI Teluk Banten 516 dan KRI Abdul Halim Perdanakesuma 355 yang masih bersandar di Dermaga A Pelabuhan Panjang hingga Rabu (7/11).

Baca juga: Pilwakot 2020, PKS Tawarkan Kadernya Dampingi Eva Dwiana

Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut A. Agung Priyo S bersama Kapolres Bandarlampung Kombes Wirdo Nefisco, beserta Forkopimda Lampung menyambut Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-64 Tahun 2018 pada Minggu (4/10) lalu.

Taruna Taruni AAL Angkatan ke-64 Tahun 2018 itu menumpangi KRI Teluk Banten yang dikomandani Letkol Laut (P) Dwi Paryadi, dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma yang juga dikomandani Letkol Laut (P) Sumarji Bimoaji.

Para Taruna Taruni AAL tersebut hari ini, Selasa (6/11) dijadwalkan akan melakukan kirab kota, di lapangan Saburai, Enggal.

Baca juga: Niatnya Bergizi, MBG di Garuntang Sajikan Makanan Basi ke Ibu Hamil dan B...

Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut A. Agung Priyo S mengatakan, tahun ini AAL akan melintasi beberapa kota Surabaya, Lampung, Dumai, Ranai, Palembang, dan kembali ke Surabaya.

"Para taruna taruni ini akan berlayar selama 1 bulan, mulai 1 November dan akan kembali 1 Desember mendatang," urainya.

Letkol Laut (P) Filda Malari Perwira Pelaksana Latihan Tempur mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai agenda tahunan para lulusan Taruna Taruni AAL.

Baca juga: Dua Pembangunan Fisik Anggaran DD Adi Jaya Selesai

Ada 121 taruna taruni yang dibawa oleh KRI Teluk Banten dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma. Tujuan dilaksanakannya kunjungan ini untuk lebih memperkenalkan para taruna dan taruni selama pelayaran bagaimana membawa kapal lalu berkomunikasi dan memahami budaya di setiap kota yang disinggahi.

Dalam perjalanan ini mereka khusus menggunakan KRI Teluk Banten (516) untuk mengangkut taruna dan taruni. KRI Teluk Banten merupakan kapal perang tentara laut Indonesia. Dan merupakan jenis kapal pendarat kereta kebal.

"Kapal ini berfungsi untuk mengangkut para personel angkatan laut dalam berperang. Termasuk membawa Komando Pasukan Katak (Kopaska) Tentara Nasional Indonesia AL ke Dermaga Semayang Kalimantan Timur untuk berlatih," jelasnya.

Baca juga: Cetak Generasi Milenial Produktif, Pemprov Gandeng IBI Darmajaya

Selain itu juga, KRI Teluk Banten turut difungsikan untuk mengangkut logistik megirimkan bantuan pangan berupa beras sejumlah 300 ton ke Maluku Tenggara Barat. "KRI Teluk Banten mempunyai 117 anak kapal termasuk pegawai. KRI Teluk Banten dilengkapi fasilitas untuk pengangkut tentera dan mampu membawa 202 tentera infanteri," tuturnya. (LE-lenny)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com