Bandarlampung, LE - Dugaan perundungan di SMP Xaverius 2 Bandarlampung akhirnya terungkap bukan kasus bullying. Dinas PPPA memastikan persoalan yang sempat ramai itu hanyalah masalah keluarga yang terbawa ke lingkungan sekolah.
Kepala Dinas PPPA Kota Bandarlampung, Maryamah, menyebut pihaknya telah memanggil dan memeriksa seluruh pihak sebelum memastikan duduk perkara. Baca juga: Mirza-Jihan Sampaikan 18 Program dan Briefing Perdana OPD Lampung
“Sudah damai. Setelah kami dalami, ternyata mereka masih keluarga. Jadi bukan perundungan, tetapi konflik keluarga yang terbawa ke sekolah,” ujarnya, Kamis (20/11).
Kasus ini sempat dilaporkan ke polisi, namun akhirnya diselesaikan di tingkat sekolah setelah kedua pihak sepakat berdamai. “Betul, sempat lapor polisi. Tapi penyelesaian dilakukan di sekolah. Mereka juga meminta agar Dinas PPPA tidak mendampingi karena ini urusan keluarga,” kata Maryamah.
Ia menegaskan, setiap kasus anak di Bandar Lampung seharusnya melalui mekanisme resmi pemerintah kota, agar tidak terjadi salah paham ataupun penanganan yang keliru. Baca juga: Arinal Dukung Penuh Krui Pro 2020
Dinas PPPA berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar sekolah dan keluarga memiliki komunikasi yang lebih terbuka. “Semoga tidak terulang. Komunikasi keluarga dan sekolah harus lebih baik,” tutup Maryamah. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com