Bandarlampung, LE – Aparat TNI mengamankan tiga orang terduga provokator di depan Simpur Center, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Senin (1/9) pagi. Mereka ditangkap saat hendak menuju lokasi aksi mahasiswa di depan gedung DPRD Provinsi Lampung.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, penangkapan berawal dari kecurigaan aparat terhadap gerak-gerik seorang pria yang tidak mengenakan almamater mahasiswa seperti peserta aksi lainnya. Saat diperiksa, petugas menemukan satu botol bom molotov di dalam tasnya. Baca juga: Pemkot Bandarlampung Tegaskan Penghapusan Uang Komite di Sekolah Negeri
“Betul, tadi ada satu awalnya. Kemudian dia nunjuk kawan-kawannya, jadi yang lain ikut ditangkap sama anggota,” kata Andi, saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut.
Tidak lama setelah pria pertama diamankan, dua orang lainnya yang disebut sebagai rekannya juga berhasil ditangkap. Ketiganya langsung dibawa ke tempat aman untuk diperiksa lebih lanjut oleh aparat.
Seorang pedagang kaki lima yang berada di sekitar lokasi mengaku lega setelah upaya provokasi itu cepat digagalkan. “Kalau sampai bom molotov itu dipakai, jelas bisa membahayakan banyak orang. Untung cepat diamankan,” ujarnya. Baca juga: Pasien Virus Corona Membaik, Kadiskes : Kita Masih Kekurangan Alat
Saat ini ketiga terduga provokator sudah dibawa ke Mapolresta Bandarlampung untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Aparat menyebut, langkah cepat tersebut dilakukan untuk menjaga aksi mahasiswa tetap berlangsung damai dan menghindari potensi kerusuhan. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com