Bandarlampung, LE –Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Thomas Amirico tidak terkait dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.
Penegasan hal ini diungkapkan Penasihat Hukum Thomas Amirico, Tarmizi, Selasa (31/7/2018). "Beliau tidak ada di lokasi, hanya karena loyalitas beliau mendatangi bupati untuk memastikan ada apa sebenarnya dan dari situ beliau dibawa. Jadi beliau sebenarnya tidak mengetahui apa-apa," ungkapnya.
Bahkan ditekankan Tarmizi, ketika OTT berlangsung pun Thomas tidak berada di lokasi bersama Zainudin Hasan. Hanya karena mendapat informasi atasannya terkena OTT, sebagai bawahan prihatin sehingga mendatangi atasannya. Baca juga: Belanja Pegawai Lampung Lampaui Batas 30 Persen, Pemprov Janji Rasionalis...
"Beliau tidak ada dilokasi, hanya karena loyalitas antara bawahan jadi beliau mendatangi bupati untuk memastikan ada apa sebenarnya dan dari situ beliau dibawa. Jadi beliau sebenarnya tidak mengetahui apa-apa," imbuhnya.
Karenanya Thomas tidak terlibat dalam OTT KPK dengan perkara dugaan suap. Untuk itu, ketika dibawa KPK setelah dimintai keterangan Thomas dipulangkan.
"Saya bersyukur yang bersangkutan tidak dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. Beliau hanya sebagai saksi namun sampai saat ini belum ada penetapan resmi dari KPK," tutur Tarmizi. Baca juga: Sukseskan Gerakan Tebar 1 Juta Paket Kurban, PKS Lampung Potong 368 Hewan...
Sekedar diketahui, Selain membawa Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dan tiga tersangka lainnya, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) juga membawa Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Amirico.
Thomas dibawa ke Kantor KPK, Jum'at (27/7/2018) siang. Ia dibawa KPK terkait dugaan suap kepada Bupati Lampung Selatan tentang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018. Beruntutngnya, saat pemeriksaan Thomas tidak dijadikan tersangka oleh KPK dan ia bisa kembali pulang pada Jum'at malam. (rif/yus)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com