Bandarlampung, LE - Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung memastikan ketersediaan vaksin dasar untuk bayi baru lahir dan balita dalam kondisi aman. Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, menegaskan bahwa informasi mengenai kelangkaan vaksin BCG dan vaksin wajib lainnya tidak benar.
Menurut Muhtadi, seluruh vaksin kategori wajib—mulai dari BCG, Tetanus, hingga Hepatitis—tersedia di 31 puskesmas dan posyandu di seluruh kota. Rumah sakit daerah juga menerima suplai vaksin dari Dinas Kesehatan. Baca juga: Tenant P3MW Mahasiswa IIB Darmajaya Presentasi Bisnis
“Vaksin wajib untuk bayi dan balita tersedia di seluruh puskesmas dan posyandu. Tidak ada kelangkaan,” ujarnya, Selasa (18/11).
Ia menjelaskan, jika ada rumah sakit swasta yang mengalami kekosongan, hal itu terjadi karena fasilitas tersebut tidak memperoleh distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan.
Sementara itu, Muhtadi mengakui adanya kekosongan vaksin rabies untuk manusia yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Dinkes telah mengajukan permintaan suplai ke pemerintah pusat namun belum menerima kiriman.
Baca juga: Ketua YJI Cabang Utama, Riana Sari Lantik Ketua YJI Kabupaten Kota se-Pro...
Saat ini, stok vaksin rabies hanya tersedia di dua puskesmas: Puskesmas Satelit dan Puskesmas Way Kandis, dengan jumlah sekitar 100 dosis.
“Meningkatnya kasus gigitan hewan dan kekhawatiran masyarakat membuat permintaan vaksin naik sehingga stok cepat habis,” kata Muhtadi.
Dinas Kesehatan berharap suplai dari pusat segera dikirim agar pelayanan tidak terhambat. Warga yang membutuhkan vaksin rabies diminta memeriksa ketersediaan di puskesmas terdekat. Baca juga: Asbulloh, Warga Kecamatan Katibung Terharu Dapat Bantuan Bedah Rumah dari...
Dinkes Bandarlampung memastikan pemantauan distribusi vaksin terus dilakukan, terutama vaksin dasar yang menjadi kebutuhan wajib bagi bayi dan balita. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com