Pesawaran, LE – Polres Pesawaran bergerak cepat menindaklanjuti kasus penganiayaan Ketua MUI setempat, Ustadz Haidir oleh terduga oknum bakal calon legislatif (bacaleg) PKB, HNR.
Kepastian hal ini diungkapkan Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi saat membesuk Ustad Haidir di Rumah Sakit Daerah, Senin (10/9/2019). Baca juga: Mahasiswa KKN Manfaatkan Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aroma Terapi
Kapolres mengatakan, sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan polisi terkait penganiayaan yang dialami Ketua MUI Kabupaten Pesawaran
Akibat penganiayaan tersebut, Ustad Khaidir, harus dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Pesawaran untuk mendapatkan perawatan, lantaran luka lebab di rahang kanannya.
Sementara Itu Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pesawaran Matroufi menegaskan bahwa tidak ada nama bacaleg PKB atas nama HNR, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pesawaran Ustad Endang Zainal Haidir. Baca juga: SMSI Lampung Peroleh Piagam dari Ketua Dewan Pers
Matroufi menjelaskan, dengan adanya pemberitaan yang menyangkut-nyangkutkan PKB dalam kasus ini sementara belum tentu kebenarannya, maka perlu diluruskan. "Perlu kami luruskan bahwa tidak ada nama Bacaleg PKB atas nama HNr di Kabupaten Pesawaran," tegasnya. (feri)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com