16 April 2026

PGN Siap Motori Pemanfaatan BBG Sektor Transportasi

Metropolis Jumat, 29 Märet 2019    adminLE

Sales Area Head PGN Lampung, Mochamad Arif didampingi Strategic Stakeholder Management PGN Lampung, Heru Prasetiyo. (Foto: leni_marlina/LE)

Bandarlampung – LE,  Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Lampung menyatakan senantiasa siap mengemban tugas sebagai satu-satunya badan usaha penyedia Bahan Bakar Gas (BBG) bagi kendaraan di kalangan Pemerintahan Kota Bandarlampung maupun untuk kendaraan taksi bandara.

Penambahan unit kendaraan pengguna BBG sangat diharapkan dalam rangka peningkatan pemanfaatan BBG untuk sektor transportasi di kota Bandarlampung. Demikian disampaikan Sales Area Head PGN Lampung, Mochamad Arif, dalam kunjungannya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), Kamis (28/3/2019).

Baca juga: Sekretaris Komisi IV DPRD Lesty Putri Utami Warning BMBK Lampung

Arif menjelaskan, saat ini ada 106 kendaraan pemerintah di Lampung yang sudah tercatat mendiversifikasikan bahan bakarnya menggunakan BBG.

"Ada 106 kendaraan, 60 diantaranya adalah taksi bandara sementara sisanya terpasang di kendaraan dinas milik Pemprov Lampung dan pemkot Bandarlampung," imbuhnya.

Berdasarkan data di lapangan, penggunaan BBG ini sangat efektif dan efisien bahkan mampu menghemat hingga 40 persen dari bahan bakar non-subsidi.

Baca juga: ASN Harus Jadi Role Model, Gub Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Kinerja N...

"Dengan harga yang ditawarkan tersebut, hal ini tentu saja mampu memberikan tambahan penghasilan bagi para pengemudi taksi" ujarnya.

Dilanjutkannya, harga per liter setara premium bahan bakar gas ini sangat terjangkau, yakni Rp4500, dan yang perlu diketahui adalah pemasangan alat ini tidak menghilangkan fungsi BBM di kendaraan, sehingga jika BBG habis, maka suplay bahan bakar akan berpindah secara otomatis kembali ke BBM.

Masih dalam upaya peningkatan pemanfaatan BBG di wilayah Bandarlampung, sambung Arif, dalam waktu dekat ini PGN berencana akan menggandeng Universitas Lampung (Unila) untuk mendiversifikasikan bahan bakar kendaraan operasionalnya untuk menggunakan BBG.

Baca juga: Jelang Pelantikan, Plt Bupati Way Kanan Gladi Bersih

Efisiensi biaya lah yang menjadi pertimbangan Unila untuk kemudian merasa perlu mendiversifikasikan bahan bakar menggunakan BBG.

"Dengan adanya selisih nilai jual antara BBG dan BBM non-subsidi, dipastikan hal tersebut dapat menopang efisiensi operasional bagi Unila," tutupnya. (Len)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com