19 Juli 2026

Pesona Bandarlampung Bersinar: Atraksi Lintas Etnis Pukau Warga di Puncak HUT ke 344

Metropolis Minggu, 19 Juli 2026    RIFKI MARFUZI

Momen Sinergi! Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, bersama jajaran OPD dan Forkopimda kompak berpose "L" (Lampung) seusai memeriahkan Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya, Minggu (19/7/2026). 

BANDARLAMPUNG, LE - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandarlampung berlangsung meriah. Ribuan pasang mata disuguhkan atraksi memukau dari 70 kendaraan hias dan pawai lintas budaya yang resmi dilepas oleh Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, di kawasan Tugu Adipura, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang tergabung dalam rangkaian Begawi Bandarlampung 2026 ini mengusung tema besar "Bandarlampung Bersinar" dengan subtema "Pesona Budaya Lampung". Tidak hanya memamerkan kekayaan lokal, parade ini menjadi potret keberagaman Nusantara di Bumi Ruwa Jurai.

Baca juga: Semua Pihak Berperan Aktif, Tangkal Paham Radikal

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan wadah strategis untuk memperkuat persatuan dan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap identitas bangsa.

"Budaya harus kita jaga. Melalui festival ini kita berharap masyarakat, terutama anak-anak penerus bangsa, patut bangga bahwa warisan budaya kita tidak kalah dari budaya lainnya," ujar Eva Dwiana. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat dalam membangun Bandarlampung yang lebih maju.

Atraksi Lintas Etnis

Baca juga: KBSB Dukung Mirza-Jihan Pilgub 2024

Kemeriahan acara diawali dengan alunan drumband yang dilanjutkan dengan defile 15 pasang Muli Mekhanai Marga Teluk Betung sebagai representasi keaslian budaya Lampung.

Menariknya, pawai ini tidak membatasi diri pada satu budaya. Rombongan parade turut menampilkan keberagaman etnis yang hidup berdampingan di Bandarlampung, mulai dari Kesenian Sumatera Barat (KBSB), atraksi Barongsai etnis Tionghoa, Tari Cirebonan, hingga kesenian Reog Ponorogo. Agar masyarakat dapat menikmati keindahan tersebut dari dekat, setiap rombongan diberikan waktu dua hingga tiga menit untuk unjuk gigi di depan panggung utama.

Usai pawai budaya, jalanan protokol kota langsung diwarnai oleh 70 kendaraan hias dari lima kategori peserta, yakni Forkopimda dan instansi vertikal, BUMN/BUMD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 20 pemerintah kecamatan, serta perwakilan sekolah SMP. Setiap kendaraan bersolek menonjolkan identitas budaya melalui ornamen khas, busana adat pengantin Lampung, hingga iringan musik tradisional.

Baca juga: SDN 3 Way Urang Tampil Memukau di Panggung Kreasi Disdik Kalianda

Terkait pengaturan rute, Pawai Budaya mengambil lintasan dari Tugu Adipura menuju Jalan Ahmad Yani dan berakhir di Jalan MT Haryono (Korem). Sementara itu, iring-iringan Festival Kendaraan Hias menempuh rute yang lebih panjang untuk menyapa masyarakat luas, yakni melintasi Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, Jalan Katamso, Jalan Raden Intan, Jalan Tulang Bawang, dan berpusat pada garis akhir di Lapangan Saburai. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com