18 Juli 2026

Buka Bandarlampung Expo 2026, Sekjen Kemendagri Puji Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Nasional

Metropolis Sabtu, 18 Juli 2026    RIFKI MARFUZI

Sekjen Kemendagri Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir bersama Walikota Eva Dwiana dan jajaran Forkopimda saat malam pembukaan Bandarlampung Expo 2026.

BANDARLAMPUNG, LE - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, mengapresiasi pesatnya pertumbuhan ekonomi Kota Bandarlampung yang dinilai telah melampaui angka rata-rata nasional.

Apresiasi tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi perhelatan Bandarlampung Expo 2026 bersama Walikota Eva Dwiana dan jajaran Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda), Jumat (17/7/2026) malam.

Baca juga: Nanang Resmi Kantongi Rekom PDIP Pilkada Lamsel

Tomsi Tohir mengaku terkejut melihat perkembangan pesat kota kelahirannya tersebut, yang kini semakin ramai menjadi tujuan kunjungan masyarakat. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari upaya akselerasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, pengangguran berkurang, dan ada beberapa penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Bandarlampung berkaitan dengan UMKM,” ujar pria berusia 57 tahun tersebut.

Lebih lanjut, ia menilai posisi Bandarlampung sangat strategis sehingga memiliki daya tarik yang kuat untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan.

Baca juga: Riana Sari Arinal Salurkan Bantuan Sembako ke Pondok Pesantren

Sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tapis Berseri ke-344, Bandarlampung Expo akan berlangsung hingga 24 Juli 2026. Ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memfasilitasi kebutuhan masyarakat dengan menghadirkan 41 stan instansi untuk pelayanan publik, serta 50 stan UMKM yang menawarkan ragam kuliner.

Merespons apresiasi tersebut, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menegaskan bahwa kemajuan kota membutuhkan kolaborasi lintas sektoral. Pemerintah kota, tambahnya, saat ini telah berupaya mendorong kemajuan UMKM melalui program pinjaman tanpa bunga.

Meski demikian, Bunda Eva- sapaan akrabnya- berharap adanya intervensi lebih lanjut dari pemerintah pusat maupun provinsi, mengingat Bandarlampung adalah etalase utama Provinsi Lampung.

Baca juga: Tiga Ormas Lampung Demo Kejagung dan KPK Desak Usut Kasus SGC

“Nanti kita minta bantu pemerintah pusat soal pemasaran. Di sisi lain, provinsi juga harus mendukung apa yang dilakukan kabupaten/kota. Kolaborasi semuanya (diperlukan), insyaallah Kota Bandarlampung akan berkembang karena kita adalah wajah provinsi,” pungkasnya. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com