27 Juni 2026

Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Subsidi di Empat Kecamatan Way Kanan dalam Pengawasan Intensif

Waykanan Senin, 25 Mei 2026    RIFKI MARFUZI

WAY KANAN — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di empat kecamatan di Kabupaten Way Kanan, Lampung, saat ini dalam pengawasan dan penanganan intensif guna memastikan kebutuhan masyarakat kembali terpenuhi secara normal.

Empat kecamatan tersebut yakni Pakuan Ratu, Negara Batin, Negeri Besar, dan Bahuga yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kelangkaan BBM subsidi pasca penertiban kios BBM eceran di wilayah setempat.

Baca juga: Herman HN: ODP Bukan Penderita Corona, Warga Jangan Panik!

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap distribusi serta stok BBM di seluruh lembaga penyalur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Pertamina terus melakukan pemantauan, penguatan distribusi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar pasokan dapat segera kembali normal dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rusminto dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Pertamina juga mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat berwenang apabila ditemukan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi di wilayah tersebut. Selain itu, seluruh pengelola SPBU diingatkan untuk mengaktifkan petugas marshal guna memastikan pelayanan berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Baca juga: Bupati Lamsel Kembali Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan COVID-19

Untuk wilayah Way Kanan, Pertamina mencatat terdapat lima SPBU dan 41 Pertashop aktif yang melayani kebutuhan BBM masyarakat. Khusus petani yang melakukan pembelian BBM menggunakan kemasan khusus diwajibkan melampirkan surat rekomendasi melalui aplikasi XSTAR BPH Migas.

Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai peruntukannya agar distribusi energi tetap berjalan normal sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

Sebelumnya, kelangkaan BBM subsidi di sejumlah wilayah Way Kanan menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan pantauan di beberapa SPBU hingga Sabtu (23/5/2026), kondisi distribusi mulai membaik di sebagian wilayah, terutama bagi warga yang tinggal dekat dengan SPBU.

Baca juga: Kusnardi Pimpin Rakor Desa Tapis

Namun, masyarakat yang berada jauh dari SPBU masih mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM jenis Pertalite dan Solar. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya petani, sopir angkutan hasil perkebunan, pelaku usaha kecil, hingga pelajar.

“Kami mengalami kesulitan mencari pertalite, kalau kami beli di SPBU habis minyaknya buat bolak-balik saja,” kata Yono, warga Pakuan Ratu.

Keluhan serupa juga disampaikan Andi, seorang pelajar di Kecamatan Bahuga.

Baca juga: Babak Baru Kasus PT LEB, Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Di...

“Kami kesusahan kalau mau sekolah, nyari BBM keliling kampung. Pertamax yang harga Rp20 ribu saja susah dapatnya,” ujarnya.

Diketahui, Kabupaten Way Kanan yang terdiri dari 15 kecamatan saat ini hanya memiliki empat SPBU yang tersebar di tiga kecamatan dan berada di jalur lintas provinsi. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan BBM masyarakat di wilayah yang berjarak puluhan kilometer dari SPBU.

Tags : 
               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com