Bandarlampung, LE - Perempuan mesti berani menantang kehidupan. Perkembangan zaman adalah persoalan yang mesti dihadapi perempuan Nahdlatul Ulama (NU), Kamis, (13/3/2021). Hal ini diungkapkan Pimpinan Wilayah Lampung Dr. Alamsyah, M.Ag dan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU di dalam aula Hotel Horison, Sabtu, (13/3/2021).
Pada acara bertema Ikhtiar Perempuan NU Menuju Kemandirian Umat ini, Dr. Alamsyah mengatakan. Pada era 50an, NU menghadapi persoalan membangun organisasi yang kuat. Lalu, di tahun 60an berhadapan dengan kekuatan politik seperti PKI dan DI TII. Baca juga: Jurnalis Hafidh Lulusan Terbaik IIB DJ ke-33
"Kekuatan politik itu menggunakan kaum perempuan sebagai bemper untuk menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemudian di tahun 80-90an, NU menghadapi sulitnya menyelenggarakan rapat kerja dan acara-acara karena lingkungan politik pada era itu," ungkapnya.
Saat ini, tentu saja ada tantangan baru yang mesti kita hadapi. Terutama untuk Fatayat NU Lampung masa khidmat tahun 2020-2025 yang baru saja dilantik. Baca juga: 160 Peserta Ikut Seleksi PPPK Kesehatan Lamsel 2023
"Karena itu, saya berharap banyak kepada Ketua Wirdayati, M.Pd dan Sekretaris PW Fatayat NU Lampung Siti Wuryan beserta jajarannya. Saya berharap Perempuan NU dapat memberikan perubahan perkembangan kemajuan. Tentunya melalui program-program yang bisa lebih memajukan para nahdiyat NU terutama yang berada di provinsi Lampung," katanya di aula Hotel Horison.
Senada dengan Alamsyah, Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini menyampaikan harapan dan masukkan kepada Wirdayati dan jajarannya. Menurutnya, perempuan NU pada era ini mesti berani menantang zaman, berani menantang kehidupan, berani untuk menantang kepemimpinan dan menjadi sosok yang mandiri meski di tengah pandemi.
"Perempuan NU saat ini harus bisa melihat persoalan apa yang terjadi. Setelah itu, menghadirkan sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat. Saya yakin kepemimpinan Wirdayati memiliki cara sendiri. Cara-caranya untuk menyampaikan dan berkontribusi bagi kemandirian pastilah menarik dan terkini.," ujarnya. Baca juga: 250 Relawan Emak - Emak Seruduk Rumah Wakil Wali Kota Bandarlampung
"Membuat konten tutorial memasak atau Make Up Artis merupakan salah satu cara yang terkini untuk membangun kemandirian perempuan atau bisa juga membangun kemandirian perempuan melalui bidang kuliner atau jahit menjahit. Saat ini, saya melihat bidang tersebut sebagai potensi industri yang cukup menjanjikan," tambahnya. (Alf)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com