20 April 2026

Niatnya Bergizi, MBG di Garuntang Sajikan Makanan Basi ke Ibu Hamil dan Balita

Metropolis Senin, 20 April 2026    RIFKI MARFUZI

Seorang warga di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, menunjukkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang kondisinya sudah basi, Senin (20/4/2026). Foto: Laporan Warga untuk LENEWS.ID

Bandarlampung, LE - Pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, menuai protes keras dari warga. Alih-alih memberikan tambahan nutrisi, paket makanan yang dibagikan, Senin (20/4/2026) justru ditemukan dalam kondisi basi dan tidak layak konsumsi.

Berdasarkan laporan video yang diterima LENEWS.ID, sejumlah warga yang didominasi ibu-ibu mendatangi pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat untuk mengembalikan paket makanan tersebut. Mereka merasa kecewa karena program yang ditujukan bagi kelompok rentan justru membahayakan kesehatan.

Baca juga: Riana Arina Launching Program Siger Melalui Video Conference

Diduga kuat, kerusakan kualitas makanan ini disebabkan oleh keterlambatan distribusi yang sangat signifikan. Jadwal distribusi yang seharusnya dilakukan pada pukul 10:30 WIB, justru molor hingga pukul 16:30 WIB.

Paparan udara dalam waktu lama tanpa penanganan yang tepat diduga membuat nasi dan sayur di dalam piring ompreng tersebut mengalami proses pembusukan sebelum sampai ke tangan penerima.

Sasaran distribusi MBG di wilayah 26 RT ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Mengingat targetnya adalah kelompok yang rentan terhadap penyakit, warga memilih untuk menolak dan mengembalikan paket tersebut karena khawatir akan risiko keracunan makanan.

Baca juga: FGD Evaluasi Pemilihan Gubernur Lampung dan Bupati Way Kanan 2024

Dalam rekaman video tersebut, tampak seorang ibu mengenakan kaos hijau dengan nada tegas mengembalikan piring omprengnya kepada petugas.

"Bu tolong dibenahi, ini nasinya sudah basi, sayurnya juga basi. Semua menu tidak layak dikonsumsi, tolong dibenahi," cetusnya sembari menyerahkan kembali paket makanan tersebut.

Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan anak-anak dan ibu hamil di lingkungannya. "Daripada nantinya ada hal yang tidak diinginkan terjadi pada kesehatan anak dan ibunya. Warga takut keracunan," tandasnya.

Baca juga: Lanal Lampung Gelar Kejurda Taekwondo Danlanal Cup II

Kejadian ini memicu desakan dari kader Posyandu dan tokoh masyarakat setempat agar pihak penyelenggara program MBG melakukan evaluasi total, baik dari sisi pengolahan makanan maupun manajemen distribusi.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap ada perbaikan sistem agar tujuan mulia dari program Makanan Bergizi Gratis ini tidak justru menjadi ancaman kesehatan bagi masyarakat kecil. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com