Bandarlampung, LE - Warga di sekitar Jalan Untung Sropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria paruh baya di dalam kamar Pondok Inap TriJo, Sabtu (7/2/2026). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan bagian kepala terlilit kantong plastik dan lakban.
Ketua RT 13, Gatot, mengungkapkan bahwa penemuan ini bermula dari kecurigaan warga dan pemilik pondok inap. Saat pintu kamar didobrak, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi kepala yang terbungkus. Menurut keterangan Gatot, korban diketahui baru menempati kamar tersebut sejak Kamis sore setelah datang menggunakan jasa ojek daring. Baca juga: LPPM Gelar FGD Buku Panduan Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyar...
Ditambahkan Ari, warga setempat, kejadian sekira pukul 15:00 WIB ketika ditemukan jenazah dalam kondisi kepala dibungkus kantong plastik dan dilakban. Bahkan menurutnya, posisi tangan dan kaki juga terikat lakban. Sebelumnya ditemukan meninggal dunia masih diungkankan Ari, korban sempat mampir ke warung pecel lele dan mengaku dompetnya dicopet.
Aparat kepolisian dari Polresta Bandarlampung segera menerjunkan Tim Inafis untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara intensif. Petugas terlihat memeriksa area sekitar kamar, termasuk bagian luar untuk mencari bukti tambahan.
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Komisaris Polisi (Kompol) Gigih, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam melalui metode Scientific Crime Investigation (SCI). Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, polisi belum menemukan indikasi adanya orang lain yang masuk ke kamar korban. Baca juga: Hasil Sementara Perhitungan Suara di Luar Negeri
"CCTV menunjukkan tidak ada orang, cuma dia (korban) sendiri saja," ujar Kompol Gigih dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Kompol Gigih menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal dari dokter forensik tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik yang signifikan pada tubuh korban, selain luka lebam di area wajah.
"Kalau dari dokter forensik tidak ada (tanda kekerasan), itu luka lebam saja di bagian muka. Namun, kami belum bisa menyimpulkan dan masih menunggu hasil lengkap forensik," tambahnya. Baca juga: Kemendagri: Pemerintah Prov, Kab dan Kota Wajib Laporkan Inovasi Daerah
Hingga saat ini, polisi masih mencocokkan identitas korban karena diduga bukan merupakan warga asli Lampung. Setelah olah TKP selesai, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Abdoel Moloek Lampung untuk menjalani proses otopsi dan identifikasi lebih lanjut. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com