9 Juni 2026

Diterjang Arus Deras, Tembok 7 Meter di Antasari Ambrol Tutup Aliran Sungai

Metropolis Senin, 19 Januari 2026    RIFKI MARFUZI

Petugas gabungan membersihkan material tembok bangunan yang runtuh ke badan sungai di kawasan Antasari, Bandar Lampung, Senin (19/2/2026).

Bandar Lampung, LE - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak akhir pekan lalu mengakibatkan kerusakan infrastruktur di sejumlah titik. Salah satu dampak terparah terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Kedamaian, di mana sebuah tembok bangunan sepanjang tujuh meter dilaporkan runtuh, Minggu (18/1/2026) malam.

Tembok tersebut ambrol setelah tak kuat menahan debit air sungai yang meningkat drastis. Reruntuhan material tembok sempat menutup sebagian aliran sungai, memicu kekhawatiran meluapnya air ke pemukiman warga sekitar.

Baca juga: Turun Ke Lampung Selatan, Ombudsman Republik Indonesia Lakukan Kajian Own...

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, derasnya arus sungai menjadi faktor utama penyebab runtuhnya struktur bangunan tersebut.

"Benar, kejadiannya Minggu malam. Tembok rubuh karena diterpa arus sungai yang sangat deras akibat curah hujan tinggi sejak sore," ujar Idham dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Idham menambahkan, peristiwa ini menambah daftar kerusakan infrastruktur akibat cuaca buruk di Bandar Lampung. Sebelumnya, insiden serupa berupa tanah longsor dan tembok jebol juga terjadi di Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat.

Baca juga: Sulpakar Apresiasi Film `Bullying` Karya Siswa SMAN 5 Bandarlampung

Merespons kondisi ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat. Satgas Gabungan yang terdiri dari unsur Forkopimda, BPBD, Dinas PU, dan OPD terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan pasca-banjir. Tim difokuskan untuk mengevakuasi puing-puing reruntuhan guna menormalisasi aliran sungai dan drainase agar tidak memicu banjir susulan.

Warga Bandar Lampung diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com