Bandarlampung, LE – Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SD dan SMP penerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandarlampung akhirnya terungkap penyebabnya. Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung memastikan dapur penyedia MBG di Kecamatan Sukabumi tercemar bakteri Escherichia coli (E. coli).
Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad, mengatakan hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan dua masalah utama: tata letak dapur tidak sesuai standar keamanan pangan dan air yang digunakan untuk mencuci maupun mengolah makanan terbukti terkontaminasi E. coli.
“Bakteri E. coli ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, diare, sakit perut, hingga sakit kepala. Inilah yang dialami para siswa setelah mengonsumsi makanan MBG,” jelas Muhtadi, Kamis (4/9). Baca juga: Sehari Dua Kali Sidang, Bea Cukai Bilang Bos Miras Gagal Paham
Insiden keracunan ini meluas ke empat sekolah dengan lebih dari 300 pelajar terdampak. Sebagian besar siswa sudah pulih dan kembali beraktivitas, namun beberapa anak masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
Dihubungi terpisah, Wakil Kepala Sekolah SMPN 31 Susmiyatin memimnta pemerintah segera mengevaluasi sistem MBG agar insiden serupa tidak terjadi lagi.
“Keselamatan anak-anak harus jadi prioritas utama. Kami berharap ada evaluasi menyeluruh, mulai dari proses dapur hingga distribusi, supaya makanan yang sampai ke siswa benar-benar aman dikonsumsi,” tegasnya. Baca juga: Pemkot Metro Tertibkan Pedagang Taman Kota
Publik kini mendesak Pemkot untuk memperketat pengawasan program MBG. Program yang seharusnya meningkatkan gizi siswa justru berbalik menjadi ancaman kesehatan. Banyak warganet menyebut kasus ini sebagai peringatan keras bahwa standar higienitas penyedia makanan gratis harus benar-benar diawasi.
Muhtadi menambahkan, pihaknya akan memberikan rekomendasi perbaikan ketat terhadap dapur MBG. “Kami tidak ingin kasus serupa terulang. Keamanan makanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com