16 April 2026

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Megathrust dan Tsunami

Metropolis Kamis, 28 Agustus 2025    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam megathrust dan tsunami. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang mengikuti Rapat Admin Game Tanggap Darurat secara virtual, (28/8).

Rapat dipimpin Wakil Menteri Pertahanan RI, sekaligus Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan solusi kebijakan strategis lintas sektor. “Diharapkan para pelaku aktif mengetahui tugas dan kewenangannya, serta kendala yang dihadapi. Dari sinilah akan dirumuskan solusi kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Egi Buka Lomba Semarak Ramadan 1446 Hijriah di Lampung Selatan

Ancaman megathrust di Selat Sunda disebut berpotensi memicu gempa hingga magnitudo 8,7 dan tsunami setinggi 4–8 meter dalam waktu kurang dari satu jam. Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa mitigasi yang matang dapat menyelamatkan masyarakat.

Sebagai langkah kesiapan, Pemprov Lampung telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 29 Tahun 2023 tentang Rencana Kontinjensi Bencana Tsunami. Aturan ini mengatur skenario darurat, koordinasi lintas lembaga, mekanisme pengambilan keputusan cepat, hingga mobilisasi sumber daya.

Sejumlah langkah konkret juga telah dijalankan: Peringatan dini: 18 seismometer dan 19 Warning Receiver System (WRS) aktif di seluruh Lampung dan Evakuasi: 15 titik evakuasi dan 13 shelter dipetakan di Lampung Selatan, dengan uji lapangan menunjukkan durasi evakuasi 7–13 menit.

Baca juga: Tabrak Aturan? Pansus DPRD Bandarlampung Bidik 81 Tenaga Ahli Pemkot

Kemudian, Edukasi publik: kampanye prinsip 20:20:20 — jika gempa terasa 20 detik, segera menuju lokasi aman dalam 20 menit dengan elevasi minimal 20 meter, Sosialisasi risiko: pemetaan zona merah tsunami di pesisir Lampung, termasuk Bandarlampung dan Lampung Selatan dan Simulasi dan rambu evakuasi: dipasang di sejumlah lokasi bersama komunitas lokal.

Pemprov menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. “Melalui teknologi, infrastruktur, edukasi, dan kolaborasi, Lampung siap menghadapi ancaman bencana dengan tenang dan waspada,” kata Marindo. (rls/red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com