BANDAR LAMPUNG, LE - Pemprov Lampung mendorong penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 agar terus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah promosi bagi potensi ekonomi kreatif di daerah tersebut. Ajang tahunan ini dinilai bukan sekadar pameran biasa, melainkan ruang strategis bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung atas konsistensinya menyelenggarakan acara tersebut. Adapun gelaran tahun ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung.
Mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Marindo menyoroti dampak positif yang diberikan oleh pameran ini terhadap geliat ekonomi daerah. Ia mencatat, pada penyelenggaraan tahun 2025 lalu, Bandar Lampung Expo berhasil menorehkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai Rp 2,1 miliar, sekaligus melampaui target yang telah ditentukan. Baca juga: 8 Fraksi DPRD Lamsel Menerima Pertanggungjawaban APBD 2018
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa Bandar Lampung Expo bukan sekadar ajang pameran, tetapi telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah,” ujar Marindo pada pembukaan Bandar Lampujng Expo 2026, Jumat (17/7/2026).
Untuk memastikan kesuksesan yang berkelanjutan pada tahun 2026 ini, Pemprov Lampung memberikan arahan khusus terkait pengelolaan acara. Seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi yang berlangsung selama pameran diimbau agar didokumentasikan dan dicatat secara efektif, terukur, dan transparan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas jalannya kegiatan pameran terbesar di Kota Tapis Berseri tersebut. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com