18 Juni 2026

Nenek Salma: Tinggal Sebatang Kara, Rumahnya Hangus Dilalap Jago Merah!

Metropolis Rabu, 17 Juni 2026    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE - Ketenangan warga Jalan Teluk Ratai, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandarlampung mendadak berubah menjadi kepanikan, Rabu (17/06/2026) sore.

Sebuah rumah permanen milik Ibu Salma, seorang nenek berusia 75 tahun yang berprofesi sebagai buruh tani dan tinggal sebatang kara, tiba-tiba dikepung kobaran api.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Bersama Forkopimda Mengelar Apel Siaga Satgas Idul ...

Insiden yang terjadi pada pukul 15.00 WIB ini diduga kuat berasal dari korsleting listrik yang memicu percikan api mematikan di plafon kamarnya.

Di tengah kepanikan, laporan langsung masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung. Tidak butuh waktu lama, tim langsung menunjukkan aksi tanggap darurat yang luar biasa.

Hanya berselang satu menit setelah laporan diterima pada pukul 15.00 WIB, tiga unit armada pemadam, yakni Unit Karba Pos Siaga Sukabumi, Supply Pos Siaga Kedamaian, dan Kancil Pos Siaga Panjang langsung meluncur ke lokasi. Dengan response time super cepat hanya 9 menit, tepatnya pada pukul 15.09 WIB, sebanyak 14 personel tangguh dari Pleton C sudah tiba di tempat kejadian.

Baca juga: Dispar Genjot Wisata Lampung Lewat Kolaborasi Travel dan Pelaku Usaha

Mereka langsung bertarung melawan kobaran api dengan menyemprotkan dua tangki air secara intensif, hingga akhirnya si jago merah berhasil ditaklukkan sepenuhnya pada pukul 16.00 WIB sebelum merambat ke permukiman warga lainnya.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandarlampung, Anthony Irawan, mengonfirmasi bahwa percikan api dari instalasi plafon dengan cepat menyambar rangka atap rumah Nenek Salma.

Api dengan ganas melahap area seluas 2,5 x 2,5 meter persegi, menghanguskan dua kamar beserta seluruh isinya. Berbagai barang berharga milik sang nenek, seperti springbed, kasur kapuk, lemari berisi pakaian, hingga perangkat sound system, lenyap menjadi abu.

Baca juga: Badan Anggaran DPRD Balam Bahas Raperda

Berdasarkan keterangan pamong setempat, total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp25 juta.

 

"Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Keberhasilan petugas merespons laporan secara cepat efektif mencegah kebakaran meluas," tegas Anthony.

Baca juga: "Kue Cucur" Meluncur di Pringsewu, Ajak Pilih Pemimpin Visioner

Meski Nenek Salma berhasil selamat tanpa luka sehelai pun, insiden ini menjadi alarm keras bagi seluruh masyarakat. Kabel listrik tua atau instalasi yang tidak standar bisa menjadi bom waktu di rumah Anda.

Dinas Damkarmat mengimbau seluruh warga untuk secara rutin melakukan pengecekan berkala pada kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Jangan sampai kelalaian kecil berujung pada bencana yang merenggut harta benda dan nyawa. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com