Jakarta, LE - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II untuk mengelola beberapa bandara. Salah satunya Bandara Radin Intan II Provinsi Lampung.
Selain Radin Intan II, Budi Karya juga merekomendasikan hal serupa pada beberapa daerah lainnya, yaitu Palangkaraya, Belitung, Sibolga, Bengkulu, Nias, dan Wirasaba. Baca juga: Pemprov Lampung Jalin Kerjasama Dengan Pemprov Jatim
Seperti dikutip dari laman JPNN.com, Budi Karya menegasan Kementerian Perhubungan akan memperkuat konektivitas antar daerah dengan memaksimalkan simpul-simpul transportasi yang ada di masing-masing daerah, salah satunya adalah bandara.
"Kami memang ada target konektivitas sampai 2024, tapi ini kan berjalan. Konektivitas itu sampai Kalimantan Utara, Papua, kami akan menugaskan kepada AP II untuk mengelola bandara-bandara yang sudah bisa memberikan keuntungan," ujar Budi.
Selain memaksimalkan bandara-bandara yang ada di sejumlah daerah, Budi juga akan terus meningkatkan kualitas Bandara Internasional Soekarno Hatta dan menjadikan bandara terbesar ini contoh bagi bandara lain untuk memperluas konektivitas tidak hanya di Indonesia, tetapi juga internasional. Baca juga: Warga Sukarame Baru Acungkan Dua Jari Sambut Yutuber
"Kami merencanakan bahwa konektivitas nasional itu harus terjadi pada dekade yang akan datang. Banyak tugas kami yang harus dilakukan untuk konektivitas itu, dan Bandara Soetta sebagai bandara yang paling besar berkewajiban memberikan contoh, memberikan ide-ide dan menjadi magnet yang kuat untuk menarik konektivitas internasional," tutur Budi. (kiki)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com