Senin, 27 Juli 2026

Kontras MPLS Bandarlampung: SMPN 19 Inovatif, SDN 1 Gedung Meneng Krisis Siswa

Metropolis Senin, 13 Juli 2026    RIFKI MARFUZI

Suasana hari pertama MPLS di SD Negeri 1 Gedung Meneng, Senin (13/7/2026). Sekolah ini menjadi sorotan karena hanya menerima dua peserta didik baru pada tahun ajaran ini, memunculkan desakan adanya pemerataan pendidikan di Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG, LE - Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Bandarlampung memotret realitas yang sangat kontras antar-sekolah negeri. Di satu sisi, ada sekolah yang gegap gempita dengan program inovatif, namun di sisi lain, ada sekolah yang harus berbesar hati karena hanya menerima segelintir siswa baru di tengah fasilitas yang terbatas.

Potret kemeriahan dan kelengkapan fasilitas terlihat jelas di SMP Negeri 19 Bandar Lampung. Menjalani hari pertama MPLS, sekolah ini mengusung konsep ramah anak yang berpusat pada penguatan karakter melalui program unggulan bernama "Lentera 19".

Baca juga: Memasuki Hari ke- 16, LKKS Bagikan Nasi Kotak

Selama masa orientasi, peserta didik baru tidak hanya dikenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali berbagai materi esensial. Mulai dari pendidikan karakter, literasi digital, mitigasi bencana, budaya peduli lingkungan, kesehatan remaja, hingga pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Program ini dirancang khusus untuk membantu siswa beradaptasi sekaligus membentuk kedisiplinan dan kepedulian lingkungan sejak dini.

Namun, pemandangan yang berbanding terbalik justru tersaji di SD Negeri 1 Gedung Meneng, Senin (13/7/2026). Alih-alih dipenuhi riuh tawa puluhan siswa baru, sekolah dasar negeri ini mengawali tahun ajaran dengan jumlah peserta didik yang sangat memprihatinkan.

Pada tahun ini, SD Negeri 1 Gedung Meneng hanya menerima dua orang siswi baru untuk kelas satu. Kondisi ini membuat total keseluruhan siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut kini hanya tersisa sekitar 40 orang. Tak hanya krisis murid, kondisi bangunan fisik sekolah juga dinilai membutuhkan perhatian serius agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

Baca juga: Hanibal: Seluruh Peserta Pelatihan Dinyatakan Lulus

Kendati berada di tengah keterbatasan, para orang tua murid tetap menaruh kepercayaan penuh untuk menyekolahkan anak mereka di SD Negeri 1 Gedung Meneng. Mereka menaruh harapan besar agar kualitas layanan pendidikan di sekolah tersebut terus ditingkatkan, sehingga mampu menarik minat lebih banyak peserta didik baru di tahun-tahun mendatang.

Fenomena kesenjangan di hari pertama sekolah ini kini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ke depan, langkah konkret terkait pemerataan jumlah peserta didik, revitalisasi sarana dan prasarana fisik, serta peningkatan kualitas sekolah negeri perlu segera dieksekusi agar tidak ada lagi ketimpangan layanan pendidikan bagi masyarakat Bandarlampung. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com