Bandarlampung, LE - Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh warga Kota Bandarlampung, Selasa (30/6/2026). Tercatat, sebanyak 6.000 warga secara serentak "menyerbu" 31 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di seluruh penjuru kota untuk mengikuti program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) massal.
Kegiatan berskala besar ini digelar sebagai rangkaian puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandarlampung. Lebih dari sekadar perayaan, gebrakan ini juga merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap Program Hasil Terbaik Cepat yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia di sektor kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung, Muhtadi A. Temenggung, Rabu (1/7/2026) mengungkapkan bahwa tingginya angka partisipasi ini adalah hasil dari kolaborasi lintas sektor yang masif. Baca juga: Bunda PAUD Way Kanan Resmi Melepas Acara Karnaval Budaya Di Hari Kartini
"Kegiatan ini melibatkan seluruh puskesmas dengan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, kelurahan, kader kesehatan, ketua RT/RW, serta lintas sektor lainnya untuk menggerakkan masyarakat," ujar Muhtadi.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan, antusiasme warga merata di hampir seluruh fasilitas kesehatan. Namun, Puskesmas Way Laga berhasil mencatatkan rekor partisipasi tertinggi dengan menyumbang 449 peserta dalam satu hari pelaksanaan.
Posisi selanjutnya ditempati oleh Puskesmas Way Halim II yang sukses melayani 331 orang, disusul dengan antusiasme serupa di Puskesmas Kemiling sebanyak 322 orang. Melengkapi lima besar puskesmas dengan peserta terbanyak, Puskesmas Way Halim dan Puskesmas Kebon Jahe turut mencatatkan angka partisipasi yang tinggi, yakni masing-masing sebanyak 267 dan 260 orang. Baca juga: RT 06 Residence Lamsel Gelar Jalan Sehat
Tidak hanya itu, puskesmas lainnya juga mencatatkan angka yang terbilang signifikan. Antusiasme warga terlihat jelas di Puskesmas Panjang yang melayani 253 peserta, serta Puskesmas Palapa dan Kedaton yang masing-masing dihadiri 250 peserta, hingga Puskesmas Sukabumi dengan 80 peserta.
Tidak hanya sekadar melayani ribuan warga, Dinkes Kota Bandarlampung juga memastikan standar operasional dan administrasi berjalan modern. Muhtadi menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memastikan kesiapan tenaga medis, alat kesehatan, serta mewajibkan pencatatan rekam medis secara digital terpusat.
"Seluruh hasil pemeriksaan masyarakat langsung dicatat melalui Aplikasi ASIK. Selain itu, hasil kegiatan ini juga dilaporkan secara manual kepada Walikota Bandarlampung melalui Dinas Kesehatan sebagai bentuk transparansi dan evaluasi," tegas Muhtadi. Baca juga: Miliki Usaha Orgen dan Meubel Jati, Fitri Yulmi Tidak Layak Masuk Biling
Pemerintah Kota Bandarlampung berharap "tsunami" antusiasme warga ini bukan hanya terjadi saat momen perayaan saja, melainkan menjadi titik awal terbentuknya budaya cek kesehatan berkala di tengah masyarakat.
"Dengan deteksi dini, risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Harapannya, kualitas kesehatan warga terus meningkat seiring bertambahnya usia Kota Bandarlampung yang kini menginjak 344 tahun," tutupnya. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com