Bandarlampung, LE - Ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat menggelar aksi demi di depan Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (4/7/2018).
Mereka meminta kejati menindak tegas aktor dibalik dugaan korupsi KONI Lampung tahun anggaran 2016. Mereka juga menilai pengusutan kasus tersebut terkesan mandek di Kejati Lampung. Baca juga: Hari Otonomi Daerah, Nanang Ermanto Pimpin Upacara HKB
Romli, salah satu kodinator aksi mengungkapkan, buruknya kinerja Kejati Lampung terutama dalam melakukan pengusutan tindak pidana korupsi yang ada di Lampung.
"Banyak kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan masyarakat Lampung. Kejati Lampung dianggap tidak bernyawa dalam melakukan pengusutan tindak pidana korupsi yang dilaporkan masyarakat Lampung," jelasnya.
Selain itu, katanya, terlihat juga ketidak seriusan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Hal itu, lanjutnya, terlihat dari beberapa pegawai KONI seperti Wakil Ketua Umum Hanibal, Sekretaris Umum Margono Tarmudji, Bendahara Umum Idrus Efendi dan lainnya yang dalam posisi aman. Baca juga: Tender Pembangunan Pasar Smep Digelar November 2018
"Mereka sangat berpengaruh besar dalam mengelola anggaran. Namun, kasus dugaan korupsi KONI Lampung yang telah merugikan Negara itu harus terpaksa mandek alias jalan ditempat. Apakah ini negara hukum," teriaknya. (rif/yus)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com