18 April 2026

Geger, DPD PAN Tolak Pemecatan wahyu Lesmono

Metropolis Selasa, 20 Agustus 2019    adminLE

foto kiki

Bandarlampung, LE - Partai Amanat Nasional Provinsi Lampung geger.  Selasa (20/08/2019) siang tadi, hampir seluruh ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) secara spontan berkumpul dan menyatakan penolakannya atas pemberhentian 5 ketua DPD.

Untuk diketahui, Plt. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Lampung, Irfan Nuranda Djafar, Senin kemarin menyatakan telah memberhentikan 5 Ketua DPD.  Yaitu  Ketua DPD PAN Bandar Lampung Wahyu Lesmono, Ketua DPD PAN Metro Megasari, Ketua DPD PAN Lampung Tengah Murni, Ketua DPD PAN Lampung Timur Asmara Dewi dan Ketua DPD PAN Mesuji Agus Setio.

Baca juga: Pj Gubernur Samsudin Dampingi Presiden Jokowi Kunjungi RSUD Bob Bazar

"Kami tidak menerima dan menyatakan menolak surat pemberhentian tersebut," ujar Wahyu Lesmono yang langsung disambut teriakan riuh para DPD dan pengurus yang hadir siang tadi.  

Dalam pantauan kerabat kerja LEnews.id, keributan tersebut mulai memanas saat Sekretaris DPW PAN Lampung, Ahmad Iswan H Cahya bersama rombongan yang ingin menyerahkan surat pemberhentian kepada Wahyu Lesmono di Kantor Sekretariatan DPD PAN Bandar Lampung, pukul 14.00 WIB. Seketika itu kader-kader PAN yang ada berteriak dan membanting kursi untuk menolak keputusan DPW PAN Lampung yang dinilai semana-mena.

Ditemui usai menerima Sekretaris DPW, Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Wahyu Lesmono secara tegas menolak keputusan yang cacat hukum tersebut. Ia menilai pemecatan dirinya karena diduga menggelapkan dan menyelewengkan uang saksi partai merupakan fitnah. Kemudian mengenai hasil kursi Pemilu yang mengalami penurunan, hal tersebut terjadi juga di daerah lain.

Baca juga: Siapkan Pemakaman Masal, Pemerintah Santuni Keluarga Korban Jiwa Rp.15 Juta

"Saya tidak harus mengatakan berapa yang sudah saya kucurkan untuk membesaarkan partai ini.  Dituduh 'nilep' uang receh gitu, merupakan tamparan bagi saya dan sejumlah DPD yang disurati pemberhentian oleh DPW," ujar Wahyu dengannada tinggi.  Terlebih, lanjutnya lagi, Ketua DPW PAN Lampung juga masih Plt. Jadi apa urusannya sembarangan mengganti orang. Harus lewat mekanisme yang bener dong ada Muswilub atau Musdalub.

Menyuarakan hampir seluruh aspirasi DPD yang ada, Wahyu menegaskan jika jajarannya tetap kompak dan solid tidak menerima keputusan tersebut. Jajarannyapun akan menghadap dan menemui Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dan Dewan Kehormatan PAN Amin Rais.

Begitu juga disampaikan oleh Ketua DPD PAN Metro Megasari. Ia mengatakan nilai moral dan etika politik DPW PAN Lampung sudah tidak benar. "Ini tidak benar. Saya kaget. Masa saya disebut menyelewengkan dana saksi. Di Metro ada 465 TPD dengan uang saksi partai sebesar Rp. 465 juta, sudah clear itu para saksi juga tak masalah," katanya.

Baca juga: Jemaah Umrah Wafat di Madinah, Walikota Eva Dwiana Turut Berduka

Ditempat yang sama Ketua DPD PAN Lampung Tengah, Murni merasa kaget. "Ini gak ada hujan, gak ada badai tau tau ada petir menyambar. Kita akan temui ketum dan dewan kehormatan," katanya.

Sebelumnya, Plt. Ketua DPW PAN Lampung Ifran Nuranda Djafar, Senin (19/8), mengatakan alasan pencopotan karena tidak maksimal penggunaan dana yang sudah dikucurkan partai sebesar Rp2,6 miliar.

Irfan mengatakan posisi kelimanya nanti akan digantikan oleh pelaksana tugas (plt) sebelum pemilihan ketua definitif melalui rapat pleno. Secepatnya nanti kita lakukan, " ujarnya.

Baca juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Gubernur Ganti Kadis PU, Pemukiman dan Sekwan

Kelima mantan ketua itu diminta Irfan tetap memajukan PAN dalam posisi sebagai Dewan Penasihat di masing-masing DPD. (kie)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com