18 April 2026

Bukti Penguatan Literasi, Disdikbud Bandarlampung Raih Penghargaan UKBI Nasional

Metropolis Jumat, 27 Februari 2026    RIFKI MARFUZI

Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Halimi Hadibrata, M.Pd menyerahkan piagam penghargaan UKBI Nasional ke Hj. Eka Afriana, S.Pd, Jumat (27/2/2026).

Bandarlampung, LE- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, apresiasi datang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI atas keberhasilan dalam Program Giat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Halimi Hadibrata, M.Pd, kepada Plt. Kepala Disdikbud Bandarlampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Pemkab Way Kanan Gelar Upacara Peringatan Harkitnas ke-117

Keberhasilan ini didorong oleh partisipasi aktif sebanyak 1.961 siswa SMP di Bandarlampung yang mengikuti program Giat UKBI Adaptif sepanjang tahun 2025. Program ini merupakan alat ukur standar nasional untuk memetakan sejauh mana kemahiran berbahasa Indonesia di kalangan pelajar dan tenaga kependidikan.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Disdikbud Bandarlampung. UKBI bukan sekadar tes, tapi instrumen penting untuk meningkatkan mutu literasi dan memastikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap terjaga di lingkungan sekolah," ujar Halimi Hadibrata.

Bahkan, dalam kesempatan tersebut, Balai Bahasa mengusulkan agar UKBI dijadikan salah satu persyaratan bagi calon Kepala Sekolah di Bandarlampung sebagai standar kompetensi komunikasi.

Baca juga: Jaksa Banding Putusan Terdakwa Politik Uang Pilgub

Komitmen Melestarikan Bahasa

Menerima penghargaan tersebut, Hj. Eka Afriana yang juga menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandarlampung, menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen pendidikan di Kota Tapis Berseri.

"Ini adalah motivasi bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan kita. Kami berkomitmen penuh mendukung penggunaan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional," tutur Eka Afriana.

Baca juga: Musrenbang Lamsel 2022, Sekdaprov Sampaikan 6 Prioritas Pembangunan Daerah

Menariknya, Disdikbud Bandarlampung tidak hanya fokus pada bahasa nasional. Eka menekankan bahwa keseimbangan antara bahasa nasional dan daerah tetap menjadi prioritas utama melalui kebijakan khusus.

"Selain memperkuat bahasa Indonesia, kami juga mewajibkan penggunaan Bahasa Lampung setiap hari Kamis di seluruh lingkungan pendidikan. Ini adalah upaya kami menjaga kearifan lokal tetap hidup di tengah kemajuan zaman," pungkasnya. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com