16 April 2026

TNI AD Bangun 20 Jembatan Gantung di Lampung dan Bengkulu, Buka Akses Ekonomi Warga

Daerah Rabu, 01 April 2026    RIFKI MARFUZI

Jajaran TNI AD dan pejabat setempat saat melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV, Rabu (1/4/2026).

Lampung Timur, LE - TNI Angkatan Darat (AD) resmi memulai pembangunan 20 titik Jembatan Gantung Perintis Garuda (Tahap III dan IV) di wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu. Dimulainya proyek ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipusatkan di Desa Kalipasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu(1/4/2026).

Kepala Staf Kodam (Kasdam), Brigjen TNI Andrian Susanto dan Danrem 043/Garuda Hitam, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan respons cepat atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Baca juga: Bupati Lamsel Rombak Pejabat Struktural

"Kami banyak menerima aspirasi masyarakat mengenai kesulitan akses hubungan antardesa. Kehadiran jembatan ini adalah sesuatu yang sangat vital. Kita harapkan mobilisasi masyarakat akan lebih mudah dan produktivitas mereka meningkat," ujar Brigjen Andrian di lokasi acara.

Lebih lanjut, ia merinci bahwa 20 titik jembatan tersebut terbagi merata, yakni 10 titik di Provinsi Lampung dan 10 titik di Provinsi Bengkulu. Khusus di wilayah Kabupaten Lampung Timur, proyek menyasar dua lokasi, yaitu Desa Kalipasir dan Desa Trisinar.

Jembatan di Desa Kalipasir dirancang cukup istimewa dengan bentang panjang mencapai 120 meter. Sebagai jembatan gantung, fasilitas ini dikhususkan bagi pejalan kaki dan kendaraan bermotor roda dua.

Baca juga: Siapkan Kebijakan Tepat Atasi Kemiskinan, Gubernur Lakukan Sinkronisasi D...

Langkah TNI AD ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang turut hadir dalam acara tersebut menilai program Jembatan Perintis Garuda sangat membantu kelancaran pembangunan di tengah keterbatasan ruang fiskal.

"Tentu kami sangat mengapresiasi program dari pemerintah pusat ini. Di tengah keterbatasan anggaran yang ada, kerja-kerja kolaborasi seperti inilah yang sudah kami harapkan sejak lama," ungkap Jihan.

Senada dengan Wakil Gubernur, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, didampingi Wakil Bupati Azwar Hadi, juga menyambut baik terlaksananya proyek tersebut. Ela menyebutkan bahwa pembangunan ini adalah hasil kerja sama lintas sektor antara TNI, Pemprov, dan Pemkab sebagai solusi mempercepat aksesibilitas warga di wilayah pelosok.

Baca juga: Insentif Cair 5 Bulan, Herman HN Imbau RT Jangan Bebani Masyarakat

Keberadaan Jembatan Gantung Garuda berfungsi sebagai solusi jangka menengah untuk membuka kembali konektivitas yang terputus. Sementara itu, untuk solusi jangka panjang,

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) tengah mempersiapkan rencana pembangunan jembatan permanen. Saat ini, Pemkab Lampung Timur sedang fokus menyelesaikan proses pembebasan lahan agar proyek lanjutan tersebut dapat berjalan lancar. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com