Bandarlampung, LE— Komisi III DPRD Kota Bandarlampung melontarkan kritik tajam terhadap lambannya realisasi proyek infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat di tahun anggaran 2025. Hingga pertengahan Juli, progres fisik di lapangan dinilai tak menyentuh angka 30 persen.
Wakil Ketua Komisi III, Dedi Yuginta, bahkan mengancam akan mencoret total usulan tambahan anggaran Dinas PU dalam APBD Perubahan jika kinerja tak segera dibenahi. Baca juga: Rektor Muhammadiyah Ajak Mahasiswa Tangkal Hoax
“Lihat saja di lapangan, realisasi proyek cuma 20–30 persen. Ini sudah bulan Juli! Bagaimana bisa kita percaya kualitas pembangunan kalau jadwal pelaksanaannya saja amburadul?” tegas Dedi dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (14/7).
Dedi menyebut, keterlambatan ini berisiko menurunkan mutu infrastruktur karena kontraktor akan dipaksa ngebut mengejar target waktu yang mepet. “Kalau kerjaan dipaksakan, hasilnya pasti asal-asalan. Dan lucunya, saat ditanya, alasannya karena konsultan perencanaan yang lambat. Ini kan seperti lingkaran setan, gak ada yang mau bertanggung jawab,” ujarnya geram.
Tidak berhenti sampai di situ, Dedi mengisyaratkan akan melakukan inspeksi mendadak ke proyek-proyek Dinas PU untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. Ia juga mengkritisi permintaan tambahan anggaran yang dinilai tidak masuk akal. Baca juga: Herman HN Sebar 2.000 Benih Ikan di Embung Unila
“Anggaran yang ada saja dikerjakan setengah hati, malah mau minta tambah. Kalau pelaksanaan APBD murni saja sudah terseok-seok, bagaimana mungkin kami izinkan penambahan anggaran?” katanya tajam.
Tak hanya progres pekerjaan yang lamban, Komisi III juga menyoroti masalah hutang Dinas PU kepada rekanan yang belum diselesaikan. “Masalah lama belum beres, sekarang minta anggaran baru. Nanti saya cek langsung ke lapangan, apakah benar-benar becus atau tidaki," ujar Dedi dengan nada tinggi.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PU Kota Bandarlampung, Dedi Setiyoso, menegaskan pihaknya tetap optimis bisa menyelesaikan seluruh proyek sesuai tenggat waktu. Baca juga: Maling Motor di Masjid, Rofiq Dibekuk Polsek Sungkai
“Ya kita optimis-lah, semua proses tender sudah selesai. Sekarang tinggal pelaksanaan di lapangan,” ucap Dedi.
Sebelumnya, Senin (124/7), Komisi III DPRD Kota Bandarlampung sempat juga membahas permasalahan lambatnya realisasi proyek Dinas PU Kota Bandarlampung tahun ini.
Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Agus Djumadi, didampingi Wakil Ketua Dedi Yuginta, Sekretaris Aderly Imelia Sari, serta anggota lainnya. Baca juga: Legal Interpretism, Isu Hapus Jabatan Gub Vs Walikota/Bup
Kini sorotan publik tertuju pada Dinas PU. Apakah peringatan DPRD ini akan menjadi perbaikan nyata, atau justru menjadi bukti lemahnya manajemen proyek infrastruktur di kota ini? Waktu akan menjawab. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com