16 April 2026

Lampung Kembali Terhubung ke Dunia, Rute Penerbangan ke Kuala Lumpur Resmi Beroperasi

Metropolis Kamis, 12 Februari 2026    RIFKI MARFUZI

Lampung Selatan, LE - Status internasional Bandara Radin Inten II akhirnya kembali aktif. Hal ini ditandai dengan peresmian penerbangan perdana (inaugural flight) rute Lampung–Kuala Lumpur oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Kamis (12/2/2026)..

Pembukaan kembali rute ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi dan pariwisata daerah, setelah bandara kebanggaan masyarakat Lampung tersebut sempat vakum melayani penerbangan luar negeri.

Baca juga: Lembaga SM Umumkan Hasil Surve

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyebut momen ini sebagai langkah strategis untuk membuka gerbang Lampung ke kancah global. Kuala Lumpur dipilih sebagai destinasi awal karena dinilai mampu menjadi stimulus bagi pembukaan rute-rute internasional lainnya di masa depan.

"Hari ini menjadi momentum bangkitnya kembali Bandara Radin Inten. Penerbangan ini bukan hanya soal konektivitas, tapi soal efisiensi biaya dan kemudahan akses bagi masyarakat," ujar Jihan usai prosesi peresmian.

Hemat Biaya Bagi Jemaah Umrah dan PMI
Dampak ekonomi dari pembukaan rute ini dinilai sangat signifikan. Jihan memaparkan, rute langsung ini akan memangkas biaya dan waktu bagi sekitar 24.000 jemaah umrah asal Lampung yang setiap tahunnya harus transit melalui Jakarta.

Baca juga: Disdik Lampung Siapkan Kelas Prioritas di SMA

Selain itu, potensi penghematan besar juga menyasar Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dengan estimasi 8.000 hingga 8.600 warga Lampung yang bekerja di Malaysia, penerbangan langsung ini diprediksi mampu menghemat biaya perjalanan total hingga Rp16 miliar per tahun.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan bahwa pengaktifan kembali status internasional bandara ini didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025.

Ia menegaskan, penerbangan perdana ini terlaksana berkat kolaborasi dengan pihak swasta, yakni PT Bara, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca juga: Anggota DPRD Mikdar Ilyas Dengarkan Aspirasi Soal Keluhan Harga Singkong

Saat ini, layanan masih bersifat charter flight. Namun, pemerintah menargetkan rute ini segera menjadi penerbangan reguler dengan frekuensi dua kali sepekan, yakni Senin dan Kamis.

"Kami menargetkan layanan reguler sudah berjalan efektif sebelum Lebaran 2026, mengingat administrasi dan persyaratan dari kementerian terkait sudah terpenuhi," tegas Bambang.

Dari sisi operator, CEO Regional III PT Angkasa Pura Indonesia, Dwi Ananda Wicaksana, optimistis rute ini akan bertahan lama. Ia mencatat Lampung sebagai bandara dengan trafik terbesar keempat di wilayah Sumatera dalam lingkup kerjanya.

Baca juga: Gelar Rapat Pleno, Aprozi Fokuskan Konsolidasi di Daerah Yang Laksanakan...

"Kuala Lumpur adalah rute dengan trafik tinggi di Asia Tenggara. Jika demand masyarakat terbukti kuat, ini akan menjadi dasar yang kuat bagi kami untuk menarik maskapai lain membuka rute reguler di Lampung," jelas Dwi.

Dengan populasi 9,5 juta jiwa dan antrean haji yang panjang, Pemerintah Provinsi Lampung berharap langkah awal ini dapat mengembalikan posisi Bandara Radin Inten II sebagai simpul transportasi strategis, bahkan berkembang menjadi embarkasi haji penuh di masa mendatang. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com