Bandarlampung, LE - Koordinator Wilayah II Sumatera Bagian Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menargetkan 200 alat taping box disebar ke seluruh hotel dan restoran di Kota Bandarlampung hingga akhir tahun 2019.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bandarlampung. Baca juga: Lomba UKS, Herman HN Harapkan SMPN 7 Harumkan Lampung
Koordinator Wilayah II Sumatera Bagian Pencegahan KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution, mengatakan pihaknya juga bahkan sudah 'mendesak' Bank Lampung yang memiliki alat tersebut agar bersedia menyewakannya ke pemkot.
"Kita minta Bank Lampung menyewakan alatnya, itu nggak mahal kok. Bank Lampung kan punya anggaran juga untuk investasi marketing, terlebih Bank Lampung punya hubungan kerjasama dengan pemda. Makanya sekarang saya balik, anda bantu dong pemdanya. Alhamdulillah mereka mau," ungkap Adlinsyah usai menghadiri sosialisasi program optimalisasi penerimaan daerah dengan wajib pajak di Gedung Semergou, Kamis (30/8/2018).
Disinggung apa tindakan KPK jika masih saja ada pelaku usaha yang menolak penggunaan taping box. Choky -panggilan akrabnya- mengaku akan meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan. Baca juga: Gubernur Ridho Buka Musrenbang Provinsi Lampung 2019
"Jangan begitulah, mereka kan hanya memungut saja. Misalkan Bakso Sonny harganya Rp10 ribu, apa susahnya cuma menarik Rp 1.000 , jangan beralasan mahal, tetap laku kok. Pokoknya saya sudah komunikasikan masalah ini dengan kepolisian dan kejaksaan. Kalau sampai ada yang tetap bandel, saya bisa ajak aparat penegak hukum buat keliling cari yang bandel," tegasnya.
Dia juga menuturkan, pihaknya akan menargetkan 200 taping box ini sudah bisa terpasang di restoran dan hotel hingga akhir tahun. "Selesai akhir tahun ini. Tapi kayaknya Pak Wali Kotanya sudah agresif sekali minta akhir September ini selesai. Tinggal Bank Lampungnya saja yang pening meladeninya," tandasnya.
Ditempat yang sama, Walikota Bandarlampung Herman HN , membenarkan jika pihaknya akan memasang alat taping box pada mesin kasir hingga akhir bulan September. Baca juga: Arinal Djunaidi Berjanji Perjuangkan "Rakyat Lampung Berjaya"
"Akhir September ini selesai kok semuanya dipasang. Saya selama menjadi walikota kan meningkatkan terus pendapatan asli daerah. Kalau pendapatan makin tinggi, makin banyak yang gratis-gratis di Bandarlampung," ungkapnya.
Mantan Kepala Biro Keuangan Provinsi Lampung ini mengaku tidak akan menempatkan pegawai khusus untuk mengawasi kerja taping box. "Saya yakin saja, tapi kalau masih mau main dua buku, ya siap-siap saja," tandasnya. (rif)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com