Bandarlampung, LE - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Dinas Perdagangan memastikan ketersediaan pangan murah bagi warga di 20 kecamatan. Langkah ini diambil sebagai strategi proaktif dalam mengendalikan inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang momentum besar keagamaan.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Mahendra Dinata, menegaskan bahwa tujuan utama digelarnya pasar murah ini adalah untuk menjaga keterjangkauan harga sembako di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikannya, Senin (9/2/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan warga. Baca juga: Rycko Menoza: Pemuda Harus Punya Peran Positif
"Program ini merupakan upaya konkret kami untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga di pasar. Kami ingin memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama untuk komoditas esensial seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur," ujar Mahendra.
Dia menambahkan bahwa penyaluran subsidi harga ini akan menyasar 20 kecamatan agar manfaatnya dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. “Kualitas sembako di pasar murah juga kami pastikan premiun,” ujarnya.
Agenda besar ini dijadwalkan menyisir wilayah kecamatan secara serentak dalam tiga tahap, yakni pada 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret 2026. Baca juga: Renovasi Kantor BPP Dinas Pertanian Bandarlampung Diduga Bermasalah
Dengan alokasi subsidi sebesar Rp450 juta, masyarakat dapat menebus berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga pasar rata-rata.
Upaya ini diproyeksikan menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi warga sejak awal Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang. Dengan stok yang terjamin aman, warga diharapkan dapat menjalankan ibadah di bulan suci dengan tenang tanpa perlu khawatir akan lonjakan harga pangan. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com