Panaragan, LE - Arus informasi yang semakin deras kian tak terbendung di zaman Modern ini. Berbagai informasi bertebaran di jagad media sosial baik yang Negatif maupun Positif.
Hal itu lah yang selalu disampaikan oleh Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Dedi Priyono, acap kali mengisi materi mengajar peserta didik SD dan SMP se-kabupaten setempat. Baca juga: Gub Arinal Beri Dukungan Yoshi Dwi
",Oleh sebab itu, saya selalu menegaskan, berpesan kepada guru pendamping agar kiranya selalu mengontrol atau memperhatikan siswa-siswi bila mereka menggunakan media sosial, agar tidak terjerumus nanti nya, karena 10 tahun kedepan nasib atau kelanjutan negara indonesia ini ada ditangan mereka," Tegasnya.
Baik berita valid maupun berita hoax. Namun karena ketidaktahuan ataupun hanya sekedar asal menyebarkan, banyak yang diantara kita berujung pada kasus penyebaran berita bohong.
Berita bohong yang mengandung hal-hal kegaduhan berbau ujaran kebencian jelas sangat menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan mengancam keamanan serta persatuan bangsa. Baca juga: IM3 Nyatakan Silaturahmi Freedom Internet Ramadhan 2024
"Tentunya kita tidak menginginkan hal itu terjadi pada negara ini. Oleh sebab itu, sebagai warga negara yang taat aturan hukum kita lebih berhati-hati dalam segala tindak-tanduk perilaku kita," Tegas nya.
Terlebih jari kita yang setiap harinya menyebarkan informasi ke media sosial mungkin tanpa kita sadari bisa berpotensi menyebabkan kegaduhan.
Ingat jari-jarimu bak bermata dua. Jari-jarimu digunakan untuk menyebarkan berita benar dan bisa juga jari-jarimu digunakan untuk menyebarkan berita bohong. Baca juga: Serah Terima Memori Jabatan Sekwan Way Kanan
"Semua kembali kepada diri masing-masing. Bijaklah dalam bermedia sosial," pungkasnya.
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com