Bandarlampung, LE – Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung, Hi. Faisol Djausal, menegaskan pentingnya IPSI Lampung menjadi motor penggerak perkembangan pencak silat, tidak hanya di daerah, tetapi juga di kancah nasional.
Hal itu ia sampaikan saat membuka latihan bersama pelatih, wasit, dan juri dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus, Senin (22/9).
“IPSI Lampung harus mampu menjadi leading sektor bagi dunia pencak silat. Kita tidak boleh hanya jadi peserta, tapi harus jadi barometer perkembangan,” tegas Faisol. Baca juga: Komisi V DPRD Lampung Dorong Kolaborasi Pendidikan Berdaya Saing Global
Latihan bersama ini, kata Faisol, bukan hanya sekadar ajang pematangan teknik, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan soliditas antar-pengurus, pelatih, wasit, dan juri.
“Kebersamaan adalah kunci prestasi. Dengan kekompakan, kita bisa membawa pencak silat Lampung lebih maju,” ujarnya.
Wakil Ketua I IPSI Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menambahkan latihan ini juga menjadi bekal untuk menghadapi PON Beladiri Oktober mendatang di Kudus. Baca juga: Pemkot Bandarlampung Beri Discount 50% Pajak Hotel dan Restoran
Selain itu, IPSI Lampung akan menggelar penataran wasit, juri, dan pelatih pada akhir 2025 untuk memperkuat kualitas SDM.
“Pesan dari Ketum jelas: IPSI Lampung harus jadi lokomotif. Semoga langkah ini membawa prestasi di level nasional hingga internasional,” pungkas Wahrul. (man)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com