Bandarlampung, LE - Titik terang dari kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Sumpena mulai terlihat. Aparat kepolisian gabungan dikabarkan telah berhasil meringkus dua orang terduga pelaku pada Senin (11/5/2026). Dalam operasi tersebut, senjata api milik almarhum yang sempat hilang juga diduga berhasil diamankan oleh petugas.
Berdasarkan informasi yang beredar, kedua terduga pelaku dibekuk di dua lokasi yang berbeda. Terduga pelaku pertama, yang disinyalir bertindak sebagai eksekutor, ditangkap di wilayah Kabupaten Pesawaran. Sementara itu, satu rekannya diringkus di wilayah Kabupaten Lampung Timur. Baca juga: Hari Ke-4 Operasi Zebra, Polres Kota Metro Bagikan 594 Surat Tilang
Kabar penangkapan ini diperkuat dengan beredarnya dua rekaman video amatir dari telepon genggam warga. Video tersebut memperlihatkan suasana menegangkan saat penggerebekan yang diduga melibatkan Tim Gabungan dan Resmob Mabes Polri di kawasan Gunung Mekar, Jabung, Kabupaten Lampung Timur, sekira pukul 13.00 WIB.
Warga di sekitar lokasi kejadian mengaku terkejut dan panik. Suasana yang semula tenang tiba-tiba pecah oleh suara tembakan yang terdengar berkali-kali. Dalam peristiwa tersebut, saksi mata melihat seseorang digiring secara paksa masuk ke dalam sebuah mobil berwarna hitam.
"Penggerebekan, katanya begal yang nembak polisi di Bandarlampung kemaren," ujar salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi. Baca juga: RSUDAM Tegas Sikapi Kasus Pungli, IDI Ikut Prihatin
Kepanikan tergambar jelas dari pengakuan warga yang menyaksikan langsung insiden tersebut. "Takut Mas, gemetar saya dengar suara tembakannya," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepolisian Daerah (Polda) Lampung untuk membenarkan penangkapan kedua terduga pelaku yang menewaskan anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung tersebut.
Meski demikian, sehari sebelumnya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyatakan bahwa pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi para pelaku. Baca juga: Jadi Tujuan Wisata, Lamsel Target 1 Juta Wisatawan 2024
"Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan modus operandi di lapangan, nama pelaku telah mengerucut," tegas Kombes Pol Yuni. Minggu (10/5/2026).
Sebagai kilas balik, aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan pengejaran pasca-insiden tragis yang terjadi di depan Toko Kue Yussy Akmal, Jalan Z.A. Pagar Alam, Penengahan, Kota Bandarlampung. Peristiwa nahas tersebut terjadi, Sabtu pagi (9/5/2026) sekira pukul 05.30 WIB dan meninggalkan duka mendalam bagi institusi Polri. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com