23 Juli 2026

Diguncang Gempa Berpotensi Tsunami, Warga Pesisir Lamsel Cari Selamat

Metropolis Jumat, 02 Agustus 2019    adminLE

Warga Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Lamsel mulai berani pulang ke rumah dan berbincang satu sama lain di halaman rumah, pasca mendengar kabar BMKG mencabut peringatan dini Tsunami. (Foto: Hendra/LE-News).

Kalianda, LE - Pasca peringatan tsunami oleh BMKG yang terjadi pada titik gempa di daerah Sumur Kabupaten Banten yang berkekuatan 7,4 SR, Jum'at (2/8/2019) pukul 19.03 WIB membuat panik masyarakat pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan.

Mereka berbondong-bondong memilih mengungsi ke wilayah lebih tinggi. Meski kebanyakan masyarakat cemas dan kalut, namun tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Dari pantauan lenews.id, daerah Desa Kunjir, Way Muli Batu Balak dan Pesisir Kalianda banyak warga yang mengungsi ada juga yang melakukan pemantauan di daerah pantai.

Baca juga: Bank BCA Lampung Siap Dukung Program Pembangunan Gub

Mereka waspada kalau terjadi gempa susulan dan terjadi tsunami sesuangguhnya. Demikian juga di kantor kantor pemerintahan dan rumah sakit bersatus waspada.

Peringatan dini ancaman Tsunami dari BMKG yang tersebar cepat melalui sosial media sangat membuat masyarakat panik.

Sehingga pasca diguncang gempa berpotensi tsunami yang terjadi di daerah Banten, warga langsung meninggalkan rumah dan mengungsi.

Baca juga: Rapat Persiapan Kompetensi PGRI Negeri Besar 20 Maret 2025

"Kalianda tidak terlalu terasa terjadinya gempa, malah yang kuat getarannya terjadi di area Kecamatan Bakauheni, Bandarlampung, dan Tanggamus," menurut Hendra warga Lamsel.

Namun setelah ada pernyataan dari BMKG bahwa peringatan Tsunami telah usai warga mulai beransur ansur kembali kerumah, dan terlihat mereka ngobrol didepan rumah masing-masing. (hen)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com