16 April 2026

BI: Rupiah Masih Berpeluang Menguat

Ekonomi Rabu, 11 Juli 2018    adminLE

Foto: Ilustrasi

Bandarlampung, LE - Bank Indonesia (BI) optimistis rupiah yang saat ini terdepresiasi akan kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, nilai tukar rupiah masih relatif terkendali.

"Ini yang kami tegaskan bahwa nilai tukar itu relatif terkendali dan kami nyatakan kembali komitmen BI untuk terus jaga stabilitas ekonomi khusus nya stabilitas nilai tukar. Artinya sebenarnya rupiah itu masih ada potensi untuk menguat," kata Perry dilansir dari liputan6.com di Gedung DPR RI, Rabu (11/7/2018).

Baca juga: Dendi akan Tambah Kembangkan Sektor Pertanian

Perry menjelaskan, kebijakan BI yang berkaitan dengan nilai tukar rupiah adalah menjaga stabilitas sesuai dengan kondisi fundamental. "Dan kita lihat bahwa nilai tukar yang ada sekarang itu masih overvalue, masih terlalu lemah kalau dibandingkan dengan fundamentalnya sehingga dari sisi fundamentalnya mestinya ada ruang untuk lebih apresiatif lagi," ujar dia.

Dia mengatakan, yang membuat rupiah tertekan adalah faktor-faktor dari eksternal. Namun, jika dibanding beberapa negara lain, rupiah masih lebih perkasa menghadapi tekanan tersebut.

"Kami tegaskan secara relatif depreaiasi nilai tukar rupiah dibanding negara lain relatif terkendali.Year to date pelemahan rupiah yang 5,6 persen pelemahan ini lebih rendah dari Filipina peso, dari Indian rupee apalagi kalau dibandingkan dengan Brazil, South Korea dan Turkey itu pelemahannya jauh lebih tinggi,”  kata dia.

Baca juga: TKSCI Deklarasikan Korwil Tulangbawang dan Tulangbawang Barat

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di posisi 14.391 per dolar AS pada 11 Juli 2018. Rupiah melemah dari posisi 10 Juli 2018 di kisaran 14.326 per dolar AS. (rif)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com