20 April 2026

Bandarlampung Serius Bersih-Bersih, 100 Armada Siap Jalan 2026

Metropolis Minggu, 16 November 2025    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE - Pemerintah Kota Bandarlampung terus memperkuat sistem pengelolaan kebersihan kota melalui penambahan dan peremajaan armada angkutan sampah secara bertahap.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengalokasikan penambahan lima unit armada baru.

Kepala DLH Kota Bandarlampung Yusnadi Feriyanto menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sarana dan prasarana kebersihan. Tahun 2026, pemerintah menargetkan penambahan sekitar 30 unit kendaraan pengangkut sampah, sehingga total armada dapat mencapai hampir 100 unit.

Baca juga: DPRD Lampung Jadwalkan Pengesahan RPJMD 2025–2029 Jumat Ini

“Saat ini, armada yang masih dalam kondisi baik ada sekitar 69 hingga 70 unit. Dengan tambahan 30 unit pada 2026, kami berharap operasional pengangkutan sampah bisa lebih optimal di seluruh wilayah kota,” ujarnya, Minggu  (16/10).

Selain memperkuat armada, DLH juga telah melakukan peremajaan container untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengangkutan sampah dari TPS ke TPA.

Dalam jangka panjang, Pemkot Bandarlampung juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Pemerintah Provinsi Lampung terkait pengelolaan sampah terpadu, termasuk rencana pembangunan waste to energy di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.

Baca juga: Rycko Janjkan Jembatan Penghubung Pasaran

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak swasta yang berminat mengelola TPA Bakung agar bisa menghasilkan energi listrik dari sampah. Saat ini, kami masih menunggu kesepakatan final,” tambahnya.

Tak hanya itu, DLH juga berencana melanjutkan program controlled landfill di TPA Bakung sebagai bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Controlled landfill merupakan metode pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dibandingkan open dumping. Sistem ini menerapkan teknik penimbunan sampah dengan lapisan tanah setiap hari, dilengkapi jaringan pipa untuk mengalirkan gas metana, serta sistem drainase yang berfungsi mengendalikan air lindi agar tidak mencemari tanah dan air permukaan.

Baca juga: Hari Anak Nasional, PKS Support Kuota Siswa

Dengan penerapan sistem ini, area TPA menjadi lebih tertata, bau menyengat berkurang, dan potensi pencemaran lingkungan dapat diminimalkan.

Pemkot Bandarlampung menargetkan, melalui langkah-langkah strategis ini, kota tapis berseri dapat bertransformasi menjadi kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan sekaligus menjadi contoh pengelolaan lingkungan perkotaan di Indonesia. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com