16 April 2026

Soal Jembatan Rusak, Komisi IV DPRD Lampung Panggil Dinas PUPR

Metropolis Kamis, 12 Juli 2018    adminLE

Anggota Komisi IV DPRD Lampung Fauzan Sibron. Foto: Ist

Bandarlampung, LE – Komisi IV DPRD Lampung berencana memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung dan CV. Tunas Sakura dalam waktu dekat.

Hal ini berkaitan dengan kerusakan Box Culvert Jembatan Mulyo Jadi Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulangbawang Barat yang meresahkan masyarakat setempat.

“Kita akan berkoordinasi dulu dengan anggota lainnya, dalam waktu dekat akan kita panggil Dinas PUPR dan rekanan untuk menclearkan masalah ini,” ungkap Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Fauzan Sibron, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: JMSI Kaltim Siap Gelar Rakernas III di Samarinda

Kendati demikian, Politisi Partai Nasdem ini juga akan memastikan terlebih dahulu apakah proyek Box Culvert Jembatan Mulyo Jadi tersebut proyek kabupaten atau provinsi. “Karenya akan kita panggil dulu untuk memastikan masalahnya,” imbuhnya.
 
Jika memang benar proyek Dinas PUPR, Fauzan meminta dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan. Komisi IV juga mengimbau dinas PUPR ke depan lebih selektif terhadap rekanan.

“Kita juga meminta kepada rekanan untuk profesional dalam bekerja
dengan memperhatikan sumber daya manusia, sumber daya keuangan dan komitmen untuk bekerja sesuai spesifikasi teknis yang telah disepakati dalam kontrak,” terang Fauzan.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (tubabar) meminta Dinas PUPR Lampung menginstruksikan kepada rekanan untuk membongkar ulang proyek Box Culvert Jembatan di Kampung Mulyo Jadi Kecamatan Gunung Terang.

Baca juga: Tinjau Way Muli, Presiden Jokowi Disambut Gubernur dan Pangdam Sriwijaya

Pasalnya, baru sebulan pasca dibangun proyek jembatan tahun 2018 Dinas PU Lampung yang menghubungkan Kecamatan Gunung Terang dengan Kecamatan Batu Putih sudah rusak berat bahkan terancam ambruk.

Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Tulangbawang Barat Baharudin, Rabu (11/7/2018). “Posisi Box Culvert jembatan sudah miring ke arah timur, dan sudah ada bagian yang ambruk dan mengalami keretakan cukup parah disejumlah bagian,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi ini secara tidak langsung membuktikan fungsi pengawasan Dinas PU Lampung sangat lemah jika tidak dapat dikatakan tidak berjalan sama sekali. “Ini kan aneh baru dikerjakan sebulan lalu kerusakan sudah begitu parahnya. Kami minta dinas PU untuk menginstruksikan kepada rekanan melakukan pembongkaran dan pembangunan ulang,” tegasnya.  

Baca juga: Arinal Ajak FKUB Bergandengan Tangan Membangun Lampung

Kerusakan jembatan itu lebih lanjut diungkapkan Baharudin, memicu keresahan masyarakat setempat. Karena dikhawatirkan akan ambruk dan menelan korban jiwa, dilihat dari struktur jembatan yang posisinya sudah miring.

“Tadi pekerjanya lagi poles-poles saja kerusakannya dengan semen, kami tanya mengaku tidak tahu siapa rekanannya. Plang nama proyek juga tidak dipasang,” tandasnya. (nyla/hadi)
 

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com