26 April 2026

Sinergi Epik! Program Makan Bergizi Gratis Wajib Kolaborasi dengan UMKM Lokal

Metropolis Rabu, 22 April 2026    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung dipastikan tidak hanya fokus pada kesehatan anak, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat.

Melalui keputusan terbaru dari Satgas MBG Provinsi Lampung, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini diwajibkan untuk menjalin kemitraan strategis dengan UMKM yang ada di lingkungan sekitar mereka.

Baca juga: Jelang Pelantikan, Plt Bupati Way Kanan Gladi Bersih

Langkah berani ini diambil untuk memastikan bahwa perputaran uang dari program nasional ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal, bukan hanya segelintir perusahaan besar.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Bandarlampung, Wilson Faisol, Rabu (22/4/2026), mengungkapkan bahwa keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bulat dalam rapat koordinasi yang melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) dan seluruh pemangku kepentingan se-Lampung, pekan lalu.

Dalam skema ini, ekosistem ekonomi desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), koperasi, hingga kelompok tani memegang peranan krusial. Para petani sayur-mayur serta peternak telur dan daging lokal kini memiliki akses langsung untuk menyuplai kebutuhan bahan baku secara rutin ke pusat-pusat pelayanan gizi.

Baca juga: Lampung Karate Festival Diikuti 657 Peserta

Pemerintah Provinsi Lampung memandang bahwa pelibatan kelompok tani dan peternak lokal akan menjamin kesegaran bahan pangan yang dikonsumsi siswa, sekaligus memangkas jalur distribusi yang panjang.

Wilson menambahkan bahwa arahan ini telah dilaporkan kepada Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana dan diharapkan dapat segera diimplementasikan secara maksimal, khususnya di Kota Bandarlampung sebagai barometer keberhasilan program. Dengan adanya kerja sama ini, SPPG tidak lagi berdiri sebagai institusi yang eksklusif, melainkan menjadi mitra pertumbuhan ekonomi bagi warga di sekitarnya.

Visi besar dari kebijakan ini adalah terciptanya efek domino yang positif bagi kesejahteraan masyarakat. Selain menciptakan lapangan kerja baru di tingkat lokal, kolaborasi ini memastikan bahwa standar gizi yang tinggi dapat terpenuhi melalui produk-produk unggulan dari bumi Lampung sendiri.

Baca juga: Unila Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan

Jika sinergi antara unit layanan gizi dan pelaku ekonomi kerakyatan ini berjalan mulus, Lampung akan menjadi model percontohan nasional tentang bagaimana program sosial pemerintah bisa berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (red)

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com