Bandarlampung, LE — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandarlampung sejak Jumat (29/8) malam hingga Sabtu dini hari memicu longsor di Jl RE Martadinata, Kecamatan Teluk Betung Timur.
Material berupa batu dan lumpur menutup jalur wisata tersebut sehingga arus lalu lintas sempat terhenti dan menimbulkan kemacetan hingga lima kilometer. Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Tertibkan 10 Bangunan Semipermanen di Atas Sungai
Kapolresta Bandarlampung, Komisaris Besar Alfret Jacob Tilukay, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi berdampak di sejumlah kecamatan. Namun, Teluk Betung Timur menjadi wilayah yang terdampak paling parah.
“Beberapa rumah warga mengalami kerusakan, bahkan ada yang harus mengungsi akibat banjir dan longsor,” kata Alfret, Sabtu (30/8).
Ketua Forum Camat Bandarlampung, Socrat Pringgodanu, menambahkan, jalur wisata yang tertutup material longsor mengakibatkan antrean kendaraan mengular. Pemerintah Kota Bandarlampung bersama Forkopimda segera menurunkan alat berat ke lokasi untuk mempercepat pembersihan jalan. Baca juga: Yusuf Kohar akan Fasilitasi Pembagnunan Makam Kramat
Selain penanganan darurat, pemerintah kota juga menjajaki kerja sama dengan Kabupaten Pesawaran untuk pembangunan embung di wilayah perbatasan. Embung tersebut diharapkan mampu menampung air hujan sehingga aliran tidak langsung menuju permukiman warga. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com