17 April 2026

Ekonomi Lampung Tumbuh Positif, Tertinggi Kedua se-Indonesia

Ekonomi Rabu, 06 Agustus 2025    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE— Provinsi Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang impresif pada triwulan II tahun 2025. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,09 persen (yoy), melanjutkan capaian 5,47 persen pada triwulan sebelumnya. Ini menandai dua kuartal berturut-turut pertumbuhan di atas 5 persen—pertama kalinya sejak pandemi Covid-19.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, dalam pemaparan Berita Resmi Statistik di Bandarlampung, Selasa (5/8), menyebut capaian ini sebagai indikasi kuat pemulihan dan penguatan struktur ekonomi daerah.

Baca juga: Flyer Gula Tebu : Umar Maju Gubernur?

“Pertumbuhan ini ditopang sektor industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, dan transportasi. Aktivitas produksi dan mobilitas masyarakat turut mendorong perbaikan,” kata Ahmadriswan.

Secara kuartalan (q-to-q), pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 9,33 persen, tertinggi kedua secara nasional setelah Papua Tengah. Pendorong utamanya adalah lonjakan ekspor komoditas unggulan seperti minyak sawit dan kopi, serta peningkatan konsumsi rumah tangga, terutama selama libur panjang nasional.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyebut kinerja ekonomi selama semester I 2025 yang tumbuh 5,27 persen menjadi sinyal kuat pemulihan ekonomi.

Baca juga: Sekdaprov Serahkan LKPJ 2023

“Jika dibandingkan dengan semester I tahun lalu yang hanya tumbuh 4,08 persen, ada peningkatan signifikan. Ini menjadi alasan untuk tetap optimistis, meskipun kami tetap mewaspadai tren perlambatan pada triwulan III,” ujarnya.

Menurut Ganjar, pemerintah daerah akan mengandalkan berbagai program strategis nasional yang akan berjalan pada paruh kedua tahun ini. Di antaranya program Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, serta Sekolah Rakyat.

Lampung “King of Sumatra”

Baca juga: Warga Sukarame Baru Acungkan Dua Jari Sambut Yutuber

Pujian datang dari Bank Indonesia Perwakilan Lampung. Ekonom senior BI, Fiskara, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mengkhawatirkan adanya pelemahan ekonomi akibat tekanan global dan domestik. Namun Lampung justru membalikkan prediksi tersebut.

“Kami melihat konsumsi rumah tangga yang menjadi kontributor terbesar ekonomi mengalami tekanan. Tapi ternyata Lampung menunjukkan ketangguhan. Pertumbuhan 5,09 persen adalah bukti nyata,” ujar Fiskara.

Ia menyebut Lampung layak mempertahankan gelar “King of Sumatra” karena mampu menjaga momentum pertumbuhan di saat banyak daerah lain mengalami perlambatan. “Lampung bisa jadi role model nasional dalam menjaga stabilitas pertumbuhan di tengah tantangan global,” tambahnya.

Baca juga: Mantan Wabup Muchtar Husin Amini Niat Nanang Maju Kembali 2024

Bank Indonesia juga tengah menyiapkan rekomendasi strategis untuk pemerintah daerah agar dapat memperkuat sektor-sektor penopang ekonomi Lampung dalam laporan resmi ekonomi regional.

Kinerja ekonomi Lampung dinilai turut berkontribusi terhadap target pertumbuhan nasional. Jika tren ini bisa dijaga, khususnya oleh lebih banyak provinsi, maka visi Indonesia Emas 2045 dinilai kian realistis.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap mencermati tantangan menjelang triwulan ketiga, yang secara musiman cenderung melambat. Intervensi kebijakan diharapkan menjadi penyangga untuk menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat. (rls/red)

Baca juga: PKS Bandarlampung Qurban 1M

 

               
Komentar Anda

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com