Bandarlampung, LE — Kasus dugaan bullying di Kota Bandarlampung kembali jadi sorotan. Korban berinisial MR mendapat dampingan langsung dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandarlampung bersama seorang psikolog, Selasa (16/9).
Kepala Dinas PPPA Bandarlampung, Maryamah, menegaskan bahwa pendampingan psikologis sangat penting untuk memulihkan mental korban. “Mindernya pasti ada, beda dengan teman-temannya yang lain. Nah, ini yang perlu penguatan. Pendampingan psikolog ini sangat penting,” ujarnya. Baca juga: DPRD Ketua DPRD Lampung Giri Akbar, Sambut Inovasi Pengering Padi Portabel
Maryamah juga menyebut, sejak awal masuk sekolah MR sudah kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya. “Kalau dari laporannya, sejak pertama masuk sekolah dia memang sering dibully. Kondisi anak-anak seperti ini biasanya dimanfaatkan, karena dianggap lemah,” tegasnya.
Psikolog yang mendampingi MR menambahkan bahwa kondisi korban mulai membaik.
“Trauma itu pasti ada, tapi tadi MR sudah mulai ceria, dia mulai tersenyum,” katanya.
Di lapangan, pendampingan juga dilakukan bersama Lurah Sukamenanti Baru dan Camat Kedaton yang hadir langsung di kediaman MR di Jalan Harimau, Kecamatan Kedaton. Baca juga: Warga Harapan Jaya Minta Bup Beri Bantuan
Kasus ini sontak memicu gelombang kecaman publik. Banyak pihak menilai terduga pelaku bullying harus segera diusut dan diberi sanksi tegas agar kasus serupa tidak terulang. Warganet pun ramai menyerukan agar pihak sekolah dan aparat terkait tidak menutup mata.
Kini publik menanti keberanian pemerintah, aparat, dan pihak sekolah untuk memastikan keadilan bagi MR dengan memberikan hukuman nyata kepada para terduga pelaku. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com